oleh

TPS Talang Ancam Kesehatan Warga

Harianpilar.com, Bandarlampung – Warga Jalan Ikan Mujair, tepatnya di sekitar SDN 2 Talang, Telukbetung Selatan (TbS) Bandarlampung, mengeluhkan bau sampah di sekitar pemukiman warga yang berasal dari lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Terlebih setelah diguyur hujan, bau sampah tambah menyengat. Warga khawatir kondisi ini akan mengganggu kesehatan.

“Baunya itu sangat menyengat apalagi kalau abis hujan, baunya ke mana-mana, apalagi itu kan dekat dengan SD Negeri 2 Talang pasti bahaya bagi kesehatan anak-anak,” ujar Risna, salah seorang ibu rumah tangga,  saat ditemui di sekitar lokasi TPS, Senin (27/4/2015).

Dikatakannya, keberadaan TPS itu selain menggangu kenyamanan warga, juga berbahaya bagi kesehatan anak-anak, pasalnya ada pedagang jajanan yang berjualan di depan TPS, dan siswa-siswi SDN itu, selalu memberli jajan di sana.

“Ya kalau untuk anak kecil bahaya lah mas, itukan ada yang dagang di depan TPS, sudah jelas khawatirlah kita sebagai orang tua kalau anaknya jajan di deket tempat sampah,” terangnya.

Terlebih pada musim pancaroba seperti ini, lanjutnya, tentu saja area TPS banyak bersarang kuman-kuman penyebab penyakit, seperti penyakit Muntaber, TBC, Demam berdarah, dan yang serupa itu.

“Sekarang ini kan memang lagi pancaroba, musim penyakit TBC, muntaber, dBD, nah kita malah tinggal disekitar area yang banyak benihnya, ya takutlah ,”  paparnya.

Untuk itu, Risna meminta kepada Pemkot Bandarlampung agar dapat memindahkan TPS, jauh dari pemukiman penduduk, sehingga masyakat lebih terjaga kesehatan dan kenyamannannya.

“Ya kalau bisa TPS jangan di deket kampung warga mas, jelas nggak nyaman kita yang tinggal deket sini, udah baunya kemana-mana, takut banyak kuman juga,” imbuhnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kebersihan dan Pertamanan (Disbertam) Bandar Lampung, Fiqri menyatakan, pihaknya belum mendapat laporan terkait dengan keluhan TPS yang menggangu warga.

Namun jika pun ada, masyarakat harus melapor ke kelurahan setempat, sehingga bisa di carikan pengganti lokasi TPS tersebut.

“Ya, kami minta masyarakat harus melapor ke lurah, sehingga jika memang dikeluhkan, TPS tersebut akan dipindah dilokasi lain,”ujar Fiqri. (Buchari/JJ)