Harianpilar.com, Bandarlampung- Perayaan Hari Nyeruit Nasional 2026 menjadi momentum penting bagi pelestarian budaya sekaligus kebangkitan UMKM kuliner Lampung. Melalui ajang The Next Local Hero yang digelar di Ballroom Hotel Golden Tulip Bandar Lampung, Sabtu (25/7/2026), Seblak Ratu Simin dinobatkan sebagai juara utama setelah menyisihkan puluhan peserta dari berbagai daerah di Lampung.
Sebagai pemenang, Seblak Ratu Simin berhak memperoleh uang pembinaan sebesar Rp100 juta. Kompetisi ini diikuti sekitar 100 peserta, kemudian diseleksi menjadi 12 besar, lima finalis, hingga akhirnya menyisakan empat finalis yang tampil di babak puncak, yakni Seblak Ratu Simin, Dimsum66, Mocino, dan DapurAA.
Ketua TP PKK Provinsi Lampung sekaligus Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Wulan Sari Mirza atau Batin Wulan, mengatakan Hari Nyeruit Nasional bukan hanya mengangkat kuliner khas daerah, tetapi juga memperkuat jati diri masyarakat Lampung.
“Seruit adalah identitas masyarakat Lampung. Di balik satu piring seruit ada nilai kebersamaan, gotong royong, dan kekeluargaan. Budaya seperti inilah yang harus terus kita jaga agar menjadi daya tarik sekaligus kebanggaan daerah,” kata Batin Wulan.
Menurutnya, kehadiran The Next Local Hero merupakan upaya nyata melahirkan regenerasi pelaku usaha kuliner yang mampu mengembangkan budaya menjadi kekuatan ekonomi.
“Lampung membutuhkan generasi muda yang berani berkarya, menciptakan inovasi, dan menjadikan kuliner lokal sebagai produk unggulan. Mereka inilah calon-calon pahlawan lokal yang akan membawa nama Lampung semakin dikenal,” ujarnya.
Sementara itu, Duta Seruit Lampung Ellynawati (Bu Lin) menilai para peserta telah menunjukkan semangat luar biasa dalam membangun usaha berbasis budaya lokal.
“Saya melihat peserta datang bukan sekadar membawa produk, tetapi juga membawa mimpi, perjuangan, dan harapan. Mereka adalah generasi yang berani bermimpi besar dan siap membawa potensi Lampung menjadi kebanggaan Indonesia,” ujar Bu Lin.
Pemilik Warung Makan Seruit Bu Lin itu menegaskan masa depan bangsa tidak hanya bergantung pada industri besar, melainkan juga pada kekuatan UMKM.
“UMKM membuka lapangan kerja, menggerakkan ekonomi, sekaligus menjaga identitas budaya. Dari tanah Lampung saya yakin akan terus lahir karya-karya besar, pengusaha hebat, dan pahlawan-pahlawan lokal yang mengharumkan nama Indonesia,” tegasnya.
Ia pun mengingatkan seluruh finalis agar tidak cepat puas dengan hasil kompetisi.
“Jadikan kemenangan sebagai awal perjalanan. Terus belajar, berinovasi, dan tetap rendah hati. Dengan begitu budaya Lampung akan terus hidup dan berkembang melalui tangan generasi muda,” pesannya.
Ajang The Next Local Hero berlangsung meriah dan mendapat dukungan berbagai pihak. Hadir dalam kesempatan tersebut Anggota DPR RI Fraksi Gerindra Dwita Ria Gunadi, Ketua IWAPI Kota Bandar Lampung, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Lampung, Kepala Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, para tamu undangan, serta ratusan pendukung empat finalis. Kompetisi ini diharapkan menjadi wadah lahirnya pelaku UMKM kuliner yang mampu menjadikan kekayaan budaya Lampung sebagai kekuatan ekonomi kreatif berdaya saing nasional. (Ramona)










Komentar