oleh

Darmajaya Resmi Buka Program Doktor Informatika

Harianpilar.com, Bandarlampung- Institut Informatika dan Bisnis (IIB) Darmajaya menorehkan sejarah baru bagi dunia pendidikan tinggi di Lampung setelah resmi memperoleh izin penyelenggaraan Program Studi Doktor Informatika dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Kehadiran program doktor tersebut menjadi langkah strategis dalam memperkuat ekosistem riset, inovasi, dan pengembangan teknologi, sekaligus membuka akses pendidikan doktoral di bidang informatika bagi masyarakat Lampung dan Sumatera.

Izin pembukaan program doktor itu tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 762/B/O/2026 yang diterbitkan pada 21 Juli 2026. Dengan capaian tersebut, IIB Darmajaya semakin mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kampus unggulan yang terus memperluas kontribusi terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di era transformasi digital.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Alfian Husin, Dr. Andi Desfiandi, S.E., M.A., menyebut pembukaan Program Doktor Informatika sebagai momentum bersejarah, tidak hanya bagi Darmajaya tetapi juga bagi Provinsi Lampung.

“Ini adalah momentum bersejarah bagi Darmajaya dan Lampung. Kami ingin memastikan generasi muda memiliki akses terhadap pendidikan doktoral yang berkualitas, khususnya di bidang informatika yang sangat relevan dengan perkembangan zaman,” ujarnya.

Menurut Andi Desfiandi, informatika tidak sekadar berbicara mengenai teknologi, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut mampu menghadirkan solusi konkret bagi berbagai persoalan masyarakat. Karena itu, lulusan program doktor diharapkan menjadi inovator dan pemecah masalah yang mampu menghasilkan riset aplikatif bagi pembangunan bangsa.

Ia menambahkan, Yayasan Alfian Husin akan terus mendorong pengembangan program akademik baru yang sesuai kebutuhan masa depan. Setelah Program Doktor Informatika, yayasan menargetkan pembukaan program doktor lain, seperti Ilmu Ekonomi maupun Manajemen, sebagai bagian dari penguatan kualitas pendidikan tinggi.

Sementara itu, Rektor IIB Darmajaya, RZ. Abdul Aziz, S.T., M.T., Ph.D., menilai kehadiran Program Doktor Informatika akan memperkuat posisi Darmajaya sebagai pusat pendidikan tinggi berbasis teknologi di Sumatera.

“Provinsi Lampung kini memiliki Program Doktor Informatika yang diakui secara resmi. Ini akan menjadi daya tarik bagi mahasiswa dari berbagai daerah untuk melanjutkan studi di Darmajaya,” katanya.

Abdul Aziz menegaskan, kampus akan memastikan program doktor tersebut berjalan sesuai standar internasional melalui penguatan kurikulum, peningkatan fasilitas, serta kolaborasi dengan berbagai perguruan tinggi luar negeri.

“Kami tidak ingin sekadar membuka program, tetapi memastikan kualitasnya benar-benar terjaga. Mahasiswa harus memiliki wawasan global agar mampu bersaing di tingkat internasional,” tegasnya.

Selain memperkuat kualitas akademik, Program Doktor Informatika juga diarahkan untuk menjawab kebutuhan dunia industri yang semakin membutuhkan tenaga ahli di bidang teknologi informasi, kecerdasan buatan, transformasi digital, dan inovasi berbasis riset.

Program ini dijadwalkan mulai menerima mahasiswa baru pada Tahun Akademik 2026/2027. Kehadirannya diharapkan menjadi katalis lahirnya doktor-doktor informatika yang mampu mendorong inovasi, memperkuat daya saing daerah, serta mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Dengan dibukanya Program Doktor Informatika, IIB Darmajaya tidak hanya mencatat sejarah baru sebagai kampus yang terus berkembang, tetapi juga mempertegas peran Lampung sebagai salah satu pusat pendidikan tinggi, riset, dan inovasi teknologi di Indonesia. (Ramona)

Komentar