Harianpilar.com, Bandarlampung- Badan Pengawas Pemilihan Umum () Provinsi Lampung memberikan apresiasi kepada mahasiswa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lampung (Unila) yang telah menuntaskan program Magang dan Praktik Kerja Lapangan (PKL) selama kurang lebih lima bulan. Pelepasan berlangsung di Kantor Bawaslu Provinsi Lampung, Senin (20/7).
Program tersebut menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antara perguruan tinggi dan lembaga penyelenggara pemilu dalam menyiapkan sumber daya manusia yang memahami tata kelola demokrasi sekaligus memiliki pengalaman kerja nyata.
Selama menjalani magang, para mahasiswa terlibat dalam berbagai aktivitas kelembagaan, mulai dari administrasi, pendampingan kegiatan, hingga mengenal langsung mekanisme pengawasan pemilu dan tugas-tugas Bawaslu di lapangan.
Analis SDM Aparatur Ahli Madya Bawaslu Provinsi Lampung, Theresa Agustina Perangin Angin, mengatakan program magang menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk menghubungkan teori di bangku kuliah dengan praktik di dunia kerja.
“Selama kurang lebih lima bulan, mahasiswa dapat mengenal lingkungan kerja Bawaslu sekaligus memahami berbagai kegiatan yang berkaitan dengan kepemiluan dan pengawasan pemilu,” ujarnya.
Theresa menilai para mahasiswa menunjukkan dedikasi, disiplin, dan partisipasi aktif selama mengikuti program. Keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan menjadi bukti keseriusan memanfaatkan kesempatan magang sebagai proses pembelajaran.
Di tempat terpisah, Plt. Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Achmad Sutiono turut menyampaikan apresiasi atas kontribusi para mahasiswa selama menjadi bagian dari aktivitas kelembagaan.
“Kami mengapresiasi seluruh mahasiswa yang telah menyelesaikan program magang dan PKL dengan baik. Pengalaman ini diharapkan menjadi bekal untuk mengembangkan pengetahuan, keterampilan, serta pemahaman mengenai dunia kerja dan kepemiluan,” katanya.
Melalui program ini, Bawaslu Lampung berharap sinergi dengan Universitas Lampung terus diperkuat guna melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki pengalaman praktis, integritas, serta kepedulian terhadap penguatan demokrasi di Indonesia. (Ramona)










Komentar