oleh

Kepala Kampung Sumber Sari Bacok Pencari Kerja

Harianpilar.com, Way Kanan – Kepala Kampung (Kakam) Sumber Baru Kecamatan Banjit, Way Kanan, Lukman dan Sekdes Basman, beberapa kerabatnya, harus berurusan dengan Kepolisian, karena melakukan pengeroyokan kepada warga pendatang. Ironisnya, para korban tidak ada hubungan dengan masalah para pelaku.

Akibat pengeroyokan tersebut, satu warga Erdin (37) bersal dari Kampung Neki, menderita luka bacokan, sementara beberapa orang menderita luka ringan.
Informasi di kepolisian Polsek Banjit menyebutkan, korban berjumlah delapan orang, yang hendak mencari kerja. Mereka meninggalkan kampung halaman mereka menuju peroyek Way Besai di Kampung Sumber Sari Kecamatan Banjit Sabtu (14/11/2015).

Kapolsek Kecamatan Banjit Iptu Hi. Sahril Faizon, SH didampingi Kanit Reskrim Fajar Maricho membenarkan kejadian yang menimpa robongan pencari kerejaan tersebut. Peristiwa itu terjadi, pada Sabtu jam 1.00 Wib. Kedelapan orang pencari kerja itu berasaal dari Kampung Neki, Sumber Baru, Kampung Argomulya dan Kampung lainya. menuju Areal Proyek Way Besai di Kampung Sumber Sari. Disana mereka dengan Kakam Sumber Sari dan Kordinator keamanan peroyek, yang bernama Romli.

“Pertama mereka ketemu pak Romli, dan mengatakan maaf pak kami mau minta pekerjaan disini, dikampung tidak ada upahan. Lalu oleh Romli, warga diminta bertemu Kepala Kampung. Oh begitu, kesana aja temui pak Kakam Sumbersari. Tetapi setelah bertemu Kakam Sumber Sari, kedelapan warga itu justru diminta hal yang sama, mereka diminta bertemu Romli. Kesana temui aja Pak Romli,” kata Fajar menirukan ucapan Romli, dan Lukman. “Nah, Romli dan Luman yang saling lempar itu kemudian cekcok mulut,” kata Fajar.

Merasa tidak ada tempat bekerja diareal proyek, kedelapan wraga itu kemudian bergegas meninggalkan lokasi Proyek. Robongan warga sempat beristirahat disebuah warung kecil, tak jauh dari lokasi itu.

“Tiba tiba datang 6 orang, dipimpin Kepala Kampung (Kakam) Sumber Baru Lukman dan Sekdes Basman beserta adik beradik mendatangi robongan yang sedang beristirahat, dan langsung menyerang membabi buta dengan menggunakan senjata tajam. Tujuh orang diantaranya berhasil melarikan diri, sementara Erdin (37) bersal dari Kampung Neki, tidak sempat melarikan, dan menjadi bulan bulan rombongan kepala kampung. Korban menderita luka bacok di Pungung dan Tagan.” Kata Fajar.

Setelah melakukan pembacokan, keenam orang pelaku tersebut melarikan diri dan baru Minggu (15/11) Kakam dan Sekdes menyerahkan diri ke Polsek Banjit dan sudah diamankan pihak kepolosian, Polsek Banjit. “Kakak dan Sekdes diduga menjadi otak kejadian tersebut dan empat pelaku lainya masih dalam pengejaran,” katanya. (Ansori/joe)