oleh

Setor 30 Persen Dari Nilai Proyek, Kepala BKD Pringsewu diduga Main Proyek

Harianpilar.com, Pringsewu – Kepala BKD Kabupaten Pringsewu M. Dawam, diduga main proyek di Dinas PU Pringsewu. Hal itu terungkap dari seorang rekanan pelaksana proyek Dinas PU yang mengaku membeli proyek tersebut dengan setoran mencapai 30 persen dari nilai Proyek.

Pelaksana CV. Logakata Kholid saat dikonfirmasi Harian Pilar di Rest Area Pringsewu mengatakan meminta media tidak memberitakan hal tersebut. Dan jangan membesar besarkan masalah yang terjadi di pekerjaanya untuk Rehabilitasi Saluran Air Way Gatel karena akan menghambat dinas pekerjaan umum (PU) yang bisa membuat tidak diberikan Preliminary Hand Over (PHO) kepada proyeknya, apalagi perusahaan tersebut milik temannya yang bernama gatot.

“Itu pekerjaan saya kok diberitakan coba temui saya dulu kan semua bisa dibicarakan baik baik, kalau masalah galian itu yang mengerjakannya yang tahu dan itu sudah ada konsultannya jika media mau menyalahkan saya konsultannya kan ada dan biar tahu saja pekerjaan itu milik pak Dawan Raharjo Kepala BKD,” kata dia.

Kholid menjelaskan proyek tersebut dapat dia beli sebesar 30% atau dengan jumlah Rp130 juta dari jumlah nilai paket Rp464juta, “Uang setoran itu saya serahkan dirumah makan Sidodadi dekat lampu merah Pringsewu, proyek tersebut punya pak Dawam melalui pak Gatot adiknya Bambang Sugeng, Dinas PU Pringsewu,” kata Kholid di Rest Area Senin (16/11/2015) kemarin.

Dengan yakin sekali Kholid menceritakan bahwa sejak awal saat akan memasukkan berkas proyek. “Saat melakukan penawaran tender saya kesulitan maka saya tahu jika proyek tersebut milik pak Dawam, dengan saya sebut proyek ini milik Dawam maka Dinas PU bisa menerima berkas perusahaan saya dan pekerjaan proyek tersebut bisa dikerjakan.” Kata Kholid.

Namun demikian terkait pekerjaan, Kholid mengaku jika memang ada kesalahan pekerjaan yang ditanganinya. “Ada yang keselip 10meter maka akan saya bongkar aja yang kekurangan tersebut, karena saya kejar volume kerjaan. Keselip saja kerjaan kurang dalam 20cm agar tidak masalah maka akan saya bongkar saja,” kata dia.

Sementara Kabid Pengairan Tugino, belum bisa dikonfirmasi terkait pekerjaan proyek tersebut, saat dihubungi via ponsel aktip namun tidak diangkat. Sementara Kepala BKD Pringsewu M. Dawam Raharjo membantah tuduhan tersebut. Dia menyatakan tudingan tersebut adalah, fitnah yang dilakukan orang yang menyebut nyebut keterlibatnya. “Itu tidak benar, itu dilakukan orang orang yang bawa-bawa nama saya saja,” katanya. (sahirun/joe)