Harianpilar.com, Tulang Bawang – Kepala Biro Tulangbawang Barat (Tubaba) SKH Haluan Lampung Badri (44), meninggal dunia, setelah motor yang dikendarainya menabrak bagian belakang handtraktor (edet), di ruas Jalan provinsi, Tiyuh Panaragan, Tulangbawang Tengah, Tubaba, Minggu (1/11/2015) sekitar pukul 18.30 wib. Meski sempat mendapatkan perawatan medis hampir selama 5 jam di rumah sakit Bandarjaya, namun sayang nyawa Badri tidak bisa tertolong.
Badri menderita luka berat di bagian leher dan kepala, serta kondisi kaki dan tangan patah, dan mengalami pendarahan hebat di bagian mulut dan telinga. “Korban ini diduga memacu kendaraannya dengan kecepatan tinggi dan sementara edetnya juga enggak ada lampu,” kata salah satu warga. Kendaraan korban menghantam bak gandeng edet dan tubuhnya terpental. Sedangkan, pengendara edet melarikan diri. “Malam itu juga motor dan edetnya langsung dibawa ke Mapolsek,” ujar warga itu.
Warga sekitar yang mendengarkan benturan keras dari kejadian tersebut langsung berhamburan keluar rumah dan menyelamatkan korban. Sebelum dilarikan ke RS Yukum, Lampung Tengah, korban sempat dibawa ke Poned Panaraganjaya, Senin (2/11/2015), keluarga memakamkan korban di pemakaman umum keluarga di Tiyuh Panaragan. Selain dihadiri keluarga dan kerabat korban pemakaman juga dihadiri Bupati Umar Ahmad, sejumlah pejabat eselon II dan III serta anggota DPRD setempat. Sementara itu, kasus kecelakaan ini sedang ditangani pihak lakalantas Polres Tulangbawang. (Juanda)






