oleh

Jalan Onderlagh Kampung Gedung Rejo ‘Asal Jadi’

Harianpilar.com, Way Kanan – Kualitas pekerjaan proyek Dinas PU Way Kanan, yang dilaksanakan pihak ketiga (rekanan) dengan kegiatan pemasangan Onderlah langsung Lapen di Jalan Kampung Gedung Rejo-Bukit Supreli Banjar Negara Kecamatan Baradatu Way Kanan, diduga dikerjakan asal jadi. Bahkan tidak mengacu pada bestek.

Disinyalir, pihak rekanan lebih mengutamakan keuntungan pribadi dari pada kulitas pekerjaan bahkan tidak satupun warga sekitar pekerjaan yang mengatahui tentang pekerjaan tersebut, termasuk siapa yang mengerjakan. Tidak ada papan informasi proyek di sepanjang lokasi pekerjaan. “Sepertinya segaja tidak dipasang papan impormasi oleh rekanan supaya masyarkat dan pihak terkait tidak mengetahui siapa pihak rekanannya, dan volume pekerjaan atas pekerjaan jalan Bukit Superli ini, maka sepertinya dikerjakan asal jadi,” kata warga sekitar, yang tidak mau disebut namanya.

Warga itu menuturkan, tidak mengetahui kapan dilanjutkan pekerjaan onderlah yang saat ini sudah ditutupi lapen. Menurunya onderlah yang dipasang batunya rata- rata dengan cara tidur, sehingga dipastikan kualitas pekerjaan tidak akan tahan lama begitu juga proses kelapen sepertinya penyiraman Aspalnya kurang maksimal. “Tidak tau kapan berlanjut, mulainya saja tidak tahu,” katanya.

Sementara Kepala Kampung Gedung Rejo Kecamatan Baradatu Sugeng saat dimintai keterangan, mengatakan dirinya tidak tau persis punya siapa pekerjaan tersebut. “Sejauh ini saya tidak pernah turun kelokasi pekerjaan, apa lagi tau seperti apa peroses pekerjaan yang dilaksanakan rekanan.” Kata Sugeng.

Dikatakannya penghujung jalan Hotmik dari arah Bukit Superli ke-Kampung Gedung Rejo sekitar 200 Meter jalanya masih Tanah dan tahun ini akan di onderlah sekaligus di lapen, termasuk terusan jalan tersebut yang selama ini hanya sampai ondelah. “Kualitas pekerjaan, Saya tidak tahu seperti apa yang semestinya, cuma yang jelas kalau tidak sesuai seperti bukti yang ditunjukan atas jalan tersebut suguh disayangkan, karena jalan yang dimaksud merupak jalan utama masyarakat untuk cepat sampai ke-Kecamatan Banjit. Kalau kualitas pekerjaannya asal jadi seperti Fhoto yang ditunjukan tidak akan lama bertahan, yakilah apa lagi lapen yang menyelimutinya juga sala jadi. Karena batu yang dipasang dalam posisi tidur seperti itu tidak akan ada kekuatan walau seberat apapun alat Berat yang memadatinya,” kata Sugeng.

Pengawas Dinas PU Mirson saat dihubungi melalui Ponselnya, mengaku belum mengetahui atas pekerjaan di Kampung Gedung Rejo, Karena di Kecamatan Baradatu ada 19 Paket Proyek yang melului proses tender dan sejauh ini dirinya tidak mengetahui dimana Kampung Gedung Rejo kecamatan tersebut. Ditanya tetang rendahnya kulitas atas pekerjaana, Mirson Senin dinihari berjanji akan turun kelokasi guna mengecek kebenarannya. (Ansori/joe)