Harianpilar.com, Lampung Selatan – Usaha Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan yang ingin memajukan kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Kalianda Bom dengan menjadikan kawasan wisata kuliner terlihat jalan ditempat, betapa tidak ada beberapa bangunan yang telah berdiri dengan kokoh tetapi hingga saat ini terkesan tidak dipergunaka dengan baik.
Seperti bangunan terbuka untuk para pedagang kaki lima (PKL) dan beberapa bangunan yang tidak tahu apa peruntukannya terlihat mubazir padahal anggaran untuk pembuatan sarana prasarana tersebut menelan anggaran hingga milyaran rupiah. “Banyak bangunan yang tidak berfungsi seperti program awal pemerintah yang ingin membuat kawasan wisata kuliner di TPI bom kalianda bawah ini mas,” kata salah seorang warga kalianda minggu (25/10/2015).
Kepala Dinas Pasar dan Perdagangan Kabupaten Lampung Selatan R. Sri Hartati mengatakan, belum adanya para pedagang yang menempati kios PKL tersebut lantaran masih kurangnya minat para pembeli, sehingga mereka belum mau menempati kios-kios tersebut. “Kalau data para pedagang sudah lengkap dengan koprasi mina dermaga, tetapi karena sepinya pembeli jadi mereka belum mau menempati kios-kios itu,” katanya Jum’at (23/10/2015) lalu.
Menurut Sri Hartati, pemerintah Kabupaten Lampung Selatan akan terus melakukan beberapa pembenahan terhadap kawasan wisata kuliner tersebut, bahkan kini TPI bom kalianda bawah ini telah memiliki SPBN yang saat ini bangunannya telah selesai tinggal menunggu oprasionalnya saja. “Dengan adanya sarana dan prasarana pasti akan menarik para pengunjung untuk datang, dengan demikian para pedagang juga akan pendapatkan keuntungannya,” tambahnya.
Untuk saat ini, kata Sri, para pengunjung masih tingkat lokal atau Kalianda dan sekitarnya saja, itu juga hanya untuk membeli ikan yang mana sudah ada kios ikan di TPI bom tersebut. “Memang saat ini para prngunjung masih masyarakat kalianda dan sekitarnya saja, rencananya para pedagang yang berada dipinggir jalan itu akan kami pindahkan kalau pengunjungnya sudah ramai,” lanjutnya. (saiful/joe)









