oleh

4 Piagam Perjuangan Rakyat- Oking-Top

Harianpilar.com, Pesisir Barat – Di tengah pragmatisme politik dan apatisme rakyat, Oking Ganda Miharja-Irawan Topani (Oking Top) Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Pesisir Barat nomor urut 4 ini menunjukan komitmen politik nya terhadap kesejahteraan rakyat. Tanpa ragu, pasangan ini menandatangani 4 Piagam Perjuangan Rakyat Pesisir Barat.

“4 Piagam Perjuangan rakyat berisi program unggulan Oking-Top sudah kami tandatangani. Dan secepatnya disebar dan disosialisasikan kepada rakyat,” ujar Oking, di Krui, Rabu (7/10/2015).

Kami mengedepankan dialog dan sosialisasi program dalam setiap kampanye. Rakyat harus mengetahui siapa dan apa program calon pemimpinnya kedepan, lanjutnya.

“Setiap pemimpin wajib memberikan pendidikan politik kepada rakyat. Agar rakyat menjadi pemilih cerdas dan tidak salah dalam memilih pemimpin. Rakyat bersatu tak bisa dikalahkan,” tegasnya.

Berikut  isi dari 4 Piagam Perjuangan Rakyat Oking Ganda Miharja-Irawan Topani (Oking-Top),

Infrastruktur Bagus meliputi, malam terang benderang  dengan mendirikan BUMD Listrik dan memastikan pembangunan jaringan dan transmisi baru oleh PT. PLN di Pesisir Barat.

Jalan tidak berlobang meliputi, pembangunan dan pemeliharaan jalan kabupaten serta memastikan pemeliharaan dan pembangunan jalan nasional oleh pemerintah pusat.

Mengoptimalkan fungsi dermaga krui dan membangun dermaga baru dan peningkatan status Bandara Krui menjadi bandara internasional.

Selain itu, Ekonomi lancer meliputi, petani berlimpah panen dengan program kartu tani sejahtera. -Nelayan mudah melaut dengan program kartu nelayan sejahtera. Pedagang untung banyak dengan program kredit usaha bagi pedagang/UKM. Pengrajin tersalurkan dengan tersedianya pusat ekonomi kreatif. Tersedianya lapangan kerja dengan industrialisasi daerah (pembangunan pabrik). Pegawai dan karyawan nyaman bekerja. Mendukung pemerintah pusat dalam melaksanakan UU Desa.

Yang ke tiga yakni, Pariwisata Rame meliputi, membangun pariwisata pro rakyat dengan tetap menjaga budaya dan kearifan lokal. Membangun fasilitas pariwisata seperti: jalan pariwisata sepanjang pantai dilengkapi talut pencegah abrasi dan lain-lain. Pemasaran pariwisata yang jitu seperti menggelar even pariwisata bertaraf nasional dan internasional.

Dan yang ke empat Pesisir Barat Majas meliputi, menegaskan batas hutan negara (hutan konservasi/tnbbs, hutan lindung dan hutan produksi) dengan tanah masyarakat, serta menuntaskan semua permasalahannya. Mendukung badan pertanahan nasional (bpn) dengan program prona nya (sertifikat gratis). Memprioritaskan program mitigasi bencana untuk masyarakat. Mengangkat guru honor menjadi pegawai kontrak daerah sebagai upaya mengurangi kekurangan guru, gaji minimal setara UMR dan mendirikan perguruan tinggi di Krui. (Rls/JJ)