oleh

Arinal Banggakan Penghargaan dan Curigai Moderator

Harianpilar.com, Bandarlampung – Dalam debat ke dua Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung, Calon Gubernur Lampung nomor urut 1 Arinal Djunaidi membanggakan sejumlah penghargaan yang diperoleh Pemerintah Provinsi Lampung saat dipimpinnya. Arinal dalam debat ini juga sempat menyampaikan kecurigaanya pada moderator debat tersebut.

Menurut Arinal, capaian semasa kepemimpinannya selama lima tahun merupakan bentuk apresiasi langsung dari pemerintah pusat. “Sebagai incumbent, saya akan mulai dari apa yang telah kami capai hal ini untuk menunjukkan bahwa kami telah berbuah capaian kinerja selama kepemimpinan 2019-2024, yang diapresiasi secara nasional,” katanya saat Debat Publik di Ballroom Novotel Bandarlampung, Sabtu (2/11) malam.

Di masa tersebut, dikatakannya,  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung berhasil memboyong sebanyak 193 penghargaan sebagai apresiasi dari pemerintah pusat. “Bukan untuk membanggakan diri, tapi bukti ini mendorong kami berkomitmen untuk melanjutkan pencapaian yang ada menuju Lampung yang lebih baik pada periode berikutnya,” ucapnya.

Merujuk tema debat publik kedua ini, Arinal menyebutkan, keduanya berkomitmen menyelesaikan persoalan hukum, pemerintahan, sosial, dan budaya di Provinsi Lampung. Komitmen tersebut dapat dilihat dimasa kepemimpinan kemarin, bahwa capaian indeks pembangunan manusia terus mengalami kenaikan, angka kemiskinan Lampung menunjukkan tren menurun bahkan lebih baik dari tingkat nasional.

Termasuk prevalensi stunting di Provinsi Lampung diklaim telah mengalami penurunan yang cukup signifikan. “Ini adalah prestasi yang membanggakan dan harus kita lanjutkan,” katanya.

Terdapat momen menarik pada debat publik kedua ini, itu terlihat saat Arinal Djunaidi enggan menanggapi jawaban Cagub nomor urut 2, Rahmat Mirzani Djausal usai melontarkan pertanyaan terkait urusan reformasi birokrasi pemerintah.

Bukannya menanggapi jawaban lawan politiknya, Cagub yang berstatus incumbent tersebut malah menaruh kecurigaan terhadap moderator pembawa acara debat. Dalam kesempatan itu, Arinal menilai tidak perlu menanggapi jawab lawannya atas pertanyaannya pada sesi 4 debat publik kedua Pilgub Lampung. “Saya tidak perlu menanggapi, silahkan aja para pendengar, kemudian para pengamat dan para peserta, pertanyaan saya sesuai atau tidak. Kalau saya menanggapi komentar kita menjadi perdebatan,” ujar Arinal saat dipersilahkan moderator memberikan tanggapan atas jawaban pertanyaannya kepada Cagub Mirza.

“Jadi kalau anda menerima usulan saya, saya tidak perlu memberikan tanggapan. Silahkan para peserta yang mendengar melakukan penilaian. Terima kasih,” lanjut Arinal.

Mendengar pernyataan Arinal, sang moderator mengingatkan dan mempersilahkan Arinal memberikan tambahan pernyataan. Mengingat, waktu kesempatan tanggapan masih tersisa.”Ada yang ingin ditambahkan, masih ada waktu banyak pak, sudah cukup?,” kata moderator.”Saya akan bicara bidang hukum, boleh?,” sahut Arinal.

Terkait permintaan tersebut, moderator kembali mengingatkan Cagub Arinal hanya untuk menanggapi jawaban Cagub Mirza, sebagaimana aturan teknis pelaksanaan debat.”Inilah saya sudah bilang, saya tidak bisa memberikan pernyataan komentar. Jadi jangan dipancing-pancing, saya curiga loh anda ini,” ucap Arinal.

Walhasil, pernyataan Arinal tersebut langsung disambut riuh audiens yang hadir di lokasi pelaksanaan kegiatan debat.”Mohon tenang,” pinta moderator.”Saya, ada kecurigaan saya ini, waduh…,” timpal Arinal.

“Kami hanya membacakan prosedur sesuai rapat bersama bapak,” kata moderator seiring berakhir waktu kesempatan memberikan tanggapan. (*)