oleh

HUT Lambar, Kodim 0422 Lampung Barat Jadi Stan Terfavorit

Harianpilar.com, Lampung Barat – Penutupan Liwa Fair 2015 berlangsung dengan meriah pada Jum’at  (09/10/2015) pukul 19.00. Panitia Liwa Fair, menetapkan Kodim 0422 sebagai juara Katagori Favorit. Untuk SKPD Stan Kreatif diraih gabungan BKD, BPMPP, KB dan PP. Sedangkan stand informatif  diraih oleh Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan.

Sedangkan juara I diraih oleh Dekranasda, juara II diraih oleh Perusahaan Daerah Air Minum Limau Kunci, juara III diraih oleh Dinas Pendidikan, Harapan I Sekretariat daerah dan KLP, harapan II Dinas Kesehatan dan Rumah Sakit Umum Daerah Liwa, sedangkan harapan III diraih oleh Darma Wanita dan PKK. Acara ditutup oleh Wakil Bupati Lambar Drs. Hi. Makmur Azhari, hadir Wakil TP PKK Yulia Makmur, Sekretaris Daerah Nirlan SH, Ketua Darma Wanita Persatuan Yulita Nirlan, para asisten dan staf ahli bupati, Kepala SKPD, anggota forkopimda, Direktur pimpinan perusahaan BUMD/BUMN dan swasta, camat, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat serta ribuan masyarakat Lampung Barat.

Selanjutnya untuk kategori Kecamatan, juara  I diraih oleh  Sumber Jaya, Kebun Tebu dan Gedung Surian, Juara II diraih oleh  Lumbok Seminung, Sukau dan Balik Bukit, sedangkan juara III diraih oleh Sekincau, Pagar Dewa dan Way Tenong. Sementara untuk kategori informatif diraih oleh Batu Brak, Belalau dan Batu Ketulis sedangkan stand kreatif diraih oleh Kecamatan Air Hitam, Bandar Negeri Suoh, Suoh dan Air Hitam. Sedangkan untuk kategori pelaku usaha juara I diraih oleh Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPRS), juara II batu akik asli batu gudu Lambar, juara III diraih oleh Honda Cabang Krui, Harapan I Arvenzie Batu Akik, Harapan II UKM Dewa Luak dan Harapan III diraih oleh Yamaha.

Wakil Bupati Lambar Drs. Hi. Makmur Azhari mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tinggi kepada semua pihak yang telah terlibat dalam pelaksanaan acara tersebut mulai dari persiapan hinggga penutupan, pihaknya juga menilai antusias para peserta cukup tinggi terlihat dari banyaknya jumlah peserta dan pengunjung serta banyaknya informasi yang disampaikan oleh SKPD, maupun kalangan dunia usaha, UMKM, dan BUMN/BUMD. “Masyarakat menyambut baik acara ini sebagai media informasi dan komunikasi serta edukasi tentang hsil –hasil pembangunan daerah. Selain itu masyarakat juga memperoleh manfaat berupa fasilitas layanan public, sebagai sarana hiburan yang bersifat massal dengan banyak variasi,” kata Makmur Azhari.

Makmur mengharapkan berbagai saran dan masukan yang diperoleh dari masyarakat selama acara berlangsung  merupakan umpan balik yang berharga tentang kondisi riil masyarakat, sehingga menjadi input untuk merencanakan tahapan pembangunan berikutnya. Pihaknya juga menghimbau kepada masyarakat yang menyaksikan Liwa Fair untuk meneruskan informasi keberhasilan pembangunan kepada masyarakat lainnya, sehingga dapat menumbuh kembangkan rasa kebanggaan sebagai masyarakat Lambar. “Mari kita saling bahu menbahu untuk membangun Lambar ,” ungkapnya.

Dalam laporannya ketua panitia pelaksana kegiatan Mansolihi mengatakan, pameran Liwa Fair tersebut telah berlangsung selama 10 hari mulai dari 30/09 – 09/10 yang diikuti oleh seluh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), TNI/POLRI, kecamatan, Perusahaan Otomotif, PKK, Darma Wanita dan Dekranasda, serta BPJS dan Perpajakan. Pihaknya juga mengatakan, berdasarkan data selama 10 hari telah terjadi  berbagai aktifitas penyampaian informasi hasil pembangunan, transaksi jual beli  barang dan jasa, formal dan non formal dan menunjukkan nilai perputaran uang sangat signifikan, dan untuk diketahui  Liwa Fair tahun ini diikuti oleh peserta dari luar kabupaten  yang turut berpartisipasi.

Pihaknya juga menyadari masih banyaknya kekurangan yang harus dilakukan dan akan dijadikan sebagai evaluasi untuk masa yang akan datang. (rls/joe)