Harianpilar.com, Tanggamus – Pemkab Tanggamus melalui Kantor Ketahanan Pangan (KKP) setempat terus berinovasi untuk menjadikan Kabupaten Tanggamus sebagai daerah berdaulat pangan. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan membentuk kader ketahanan pangan dari mulai tingkatan terkecil seperti dusun.
Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan, S.T mengatakan, Pemkab sendiri melalui Kantor Ketahanan Pangan telah menggelontorkan beberapa program yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dan semua itu akan terlaksana dengan baik jika ada peran aktif masyarakat, oleh karena itu perlu adanya kader ketahanan pangan. “Yang mana, lanjut Bambang, para kader Ketahanan Pangan ini memegang posisi kunci terdepan bagi pengembangan ketahanan pangan di masa depan, dan hari ini Kamis (8/10/2015) perlu untuk memantapkan para Kader Ketahanan Pangan tingkat Pekon di Kabupaten Tanggamus, sehingga nantinya insya Allah ketahanan dan gizi di bumi begawi jejama ini akan terwujud,” kata Bambang, saat memberikan sambutan Pemantapan kader ketahanan pangan Pekon dan Pemberian bantuan ketahanan pangan kepada Gapoktan dan KWT di Aula Serumpun Padi, Gisting.
Pada kesempatan itu diserahkan bantuan berupa dana bagi Kelompok Wanita Tani kegiatan Program percepatan Peng-anekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP) sebesar Rp. 15.000.000,- untuk tahap Mandiri kepada 6 KWT. Dan Rp3 juta untuk tahap pasca mandiri kepada 6 KWT. Juga berikan bantuan dana sebesar Rp20 juta kepada 10 Kelompok Tani yang diperuntukkan untuk pengisian lumbung pangan masyarakat. “Saya berharap dengan bantuan ini, Kelompok Tani dan Kelompok Wanita Tani dapat semakin termotivasi untuk berinovasi dengan memanfaatkan teknologi tepat guna demi mewujudkan ketahanan pangan ditingkat rumah tangga,” harapnya.
Ia menambahkan, sebagai wilayah penyangga kebutuhan pangan Provinsi Lampung, Kabupaten Tanggamus perlu untuk menjaga swasembada pangan yang merupakan prioritas penting. Oleh sebab itu, di minta kepada Satker terkait untuk saling bahu membahu dengan Kantor Ketahanan Pangan dalam mewujudkan Ketahanan Pangan Berkelanjutan yang pada akhirnya tercapainya Kabupaten Tanggamus yang mandiri pangan sehingga berdaulat atas pangan di wilayahnya sendiri.
Sementara itu Ketua TP PKK Tanggamus Hj.Dewi Handajani menambahkan peserta di berikan bantuan bibit dan para kader akan mendapatkan pendampingan oleh tim ahli mengenai budi daya sayuran dengan memanfaatkan perkarangan rumah.”Kegiatan rumah pangan lestari bertujuan untuk meningkatkan keterampilan keluarga dan masyarakat dalam pemanfaatan lahan perkarangan di perkotaan maupun pedesaan untuk budidaya tanaman pangan, buah, sayuran, tanaman obat keluarga (toga), pemeliharaan ternak, serta pengolahan limbah rumah tangga menjadi kompos. Dengan demikian maka diharapkan akan mampu memenuhi kebutuhan pangan dan gizi keluarga dan masyarakat,” kata Dewi.
Dalam kegiatan pemantapan kader ini,menghadirkan beberapa narasumber seperti Kepala KKP Tanggamus Suhartono, yang memberikan materi one day no rice (satu hari tanpa nasi), kemudian Ketua TP PKK Tanggamus Hj. Dewi Handajani memberikan materi percepatan penganekaragaman konsumsi pangan melalui RPL, Kepala Badan Ketahanan Pangan (BKP) Provinsi Lampung Ir.Kusnardi juga akan memberikan pemaparan tentang gambaran umum ketahanan pangan Provinsi Lampung dan Bagian Farmakin, Diskes Tanggamus akan memberikan materi tata cara registrasi produk industri rumah tangga (PIRT). (imron/joe)









