Harianpilar,com. Lampung Barat – Dampak penggunaan mesin pengering atau dryer yang di gagas oleh Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal semakin meluas. Setelah para petani di Lampung Selatan dan Pringsewu, giliran para petani di Kecamatan Suoh Kabupaten Lampung Barat yang merasakan dampaknya.
Petani di Suoh kini sangat merasakan manfaat dryer karena proses pengeringan lebih cepat dan kadar air bisa disesuaikan untuk kualitas beras terbaik.
Bahkan, produktifitas petani juga meningkat karena panen bisa dilakukan minimal 3 kali dalam setahun tanpa terkendala proses pengeringan karena tidak pagi mengandalkan sinar matahari.
Salah seorang perwakilan petani Suoh menyampaikan rasa syukur dan terima kasihnya secara langsung kepada Gubernur Lampung atas perhatian dan bantuan nyata yang diberikan kepada komunitas petani di wilayah tersebut.
”Assalamualaikum Pak Gubernur, selamat siang. Saya mengucapkan banyak terima kasih atas bantuannya. Kami terima mesin pengering padi ini dengan senang hati. Bantuan ini sangat membantu kami dan masyarakat di sini,” ujarnya sembari menunjukkan hamparan padi yang sedang dikeringkan.
Bantuan teknologi pertanian ini tidak hanya mempermudah proses pengeringan, tetapi juga membangkitkan optimisme baru bagi kemandirian pangan di Kecamatan Suoh.
Dengan adanya bed dryer, kendala cuaca dalam mengeringkan hasil panen dapat diminimalisir, sehingga kualitas gabah tetap terjaga dan harga jual tetap stabil.
Petani tersebut juga menyampaikan harapannya agar integrasi teknologi ini dapat terus ditingkatkan, termasuk sinergi dengan alat mesin pertanian lainnya seperti combine harvester.
”Harapan kami ke depan, dengan adanya bantuan ini dan bimbingan dari para petugas PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan), masyarakat Suoh bisa memaksimalkan potensi lahan hingga bisa panen tiga kali dalam setahun,” tambahnya.
Selain berterima kasih kepada Gubernur, para petani juga berharap adanya dukungan berkelanjutan dari instansi terkait untuk memberikan wawasan dan bimbingan teknis. Sinergi antara pemerintah, penyuluh, dan kelompok tani dianggap sebagai kunci utama dalam memajukan sektor pertanian di Lampung Barat.
”Semoga Pak Gubernur selalu diberi kesehatan dan panjang umur, serta menjadi pemimpin yang amanah. Kami sangat terbantu dan berharap program-program seperti ini terus berjalan lancar demi kesejahteraan masyarakat luas,” tutupnya.
Bantuan ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat modernisasi pertanian dan memperkuat posisi Lampung sebagai salah satu lumbung pangan nasional.(Tim)









