Harianpilar.com, Tanggamus – Minimnya rambu-rambu di sepanjang Jalan Lintas Barat (Jalinbar) Kabupaten Tanggamus mulai dikeluhkan warga masyarakat maupun para pengendara yang melintas, salah satunya di Pekon Banjar Negeri, Kecamatan Gunung Alip.
Seperti disampaikan Rohiyah (43). Menurutnya, sudah semestinya di setiap akses jalan yang ramai dilalui oleh masyarakat baik itu sekitar pasar, sekolah maupun tempat-tempat umum lainya dapat diberi plang rambu-rambu penanda tentang tertib berlalu lintas. Upaya ini juga untuk menekan angka kecelakaan.
“Saya berharap instansi terkait segera menambah rambu -rambu lalu lintas di sekitar Jalinbar Pekon Banjarnegeri maupun yang ada di Kecamatan Gunung Alip ini, karena penting bagi keselamatan pejalan kaki, khusus nya bagi siswa yang sering melintasi jalan ini, dan tidak hanya sekolahan saja tempat keramaian seperti pasar dan lainya juga perlu ditambah rambu rambu lalu lintas,” pungkasnya.
Menanggapi hal tersebut, Kabid Sarpras Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informasi (Dishubkominfo),H Amin mewakili Kadis HubKominfo,Hamid H Lubis justru mengklaim bila Jalinbar tersebut meski berada dalam kawasan Pemkab Tanaggamus, namun pengadaan rambu-rambu lalu lintasnya masih menjadi tanggungan Pemerintah Provinsi Lampung yakni Dinas Perhubungan.
“Memang saya akui di Jalinbar Banjar Negeri tersebut masih minim rambu-rambu lalulintas yang terpasang di pinggir Jalinbar. Akan tetapi itukan jalan provinsi, jadi yang tanggung jawab itu ya Pemerintah Provinsi,” kata H. Amin, Senin (16/3/2015)
Ia juga mengatakan, pihak Dishubkominfo Tanggamus juga sudah berulang kali mengajukan pengadaan rambu-rambu tersebut kepada Pemprov Lampung. Akan tetapi, ungkapnya, hingga sampai dengan saat ini pengajuan yang dilakukan belum juga terealisasi. Dan untuk sekarang, pihak Pemkab tidak bisa berbuat banyak terkait masih minimnya rambu-lalu lintas tersebut.
“Karena memang pada dasarnya pengadaan rambu jalan tersebut merupakan tanggung jawab dari Dishubkominfo Provinsi. Kita hanya sebatas pengajuannya saja. Dan untuk jalan akses kabupaten yang menjadi tanggung jawab kita sudah hampir merata terpasang rambu lalu lintas. Dan saat ini kita tengah fokus melakukan pemasangan Guadrail dan Deliniator yang berada di jalan Pekon Tanjung Anom yang beberapa waktu lalu sempat longsor,” tandasnya. (Imron/JJ).









