Harianpilar.com, Pesawaran – Jembatan penghubung dua desa yang berada di Desa Kedondong menuju Desa Sukamaju, Kecamatan Kedondong kondisinya sangat memprihatinkan. Jika tidak cepat dilakukan perbaikan dapat membahayakan pengguna jalan.
Lantaran, jembatan yang dibangun pada tahun 1990 tersebut selain sudah tidak memiliki pagar dikiri kanan jembatan. Bagian pondasi bawah jermbatan sudah mengeroak tergerus dan terkikis oleh arus aliran sungai. Dan ditambah lagi gelagar jembatan sudah banyak terlihat retak. Dan bahkan bukan itu, tanah sepanjang pinggiran sungai yang berada disekitar lokasi jembatan turut terkikis oleh arus aliran sungai.
Menyikapi kondisi jembatan yang mengkhawatirkan dan berdampak terjadi ambrol ini, Kades Kedondong, Irwan Rosa, SH bertindak cepat dengan membangun talud disisi kiri jembatan guna penahan arus air sungai. Dan selain itu, dirinya juga berencana akan merenovasi perbaikan jembatan.
“Jika melihat kondisi bangunan jembatan yang sudah tua, memang seyogyanya mesti sudah dilakukan perbaikan dan bahkan jika perlu di pugar ulang ” Papar Kades Kedondong, Irwan Rosa, SH.
Sebab katanya, Jembatan penghubung antar desa tersebut merupakan sarana fital bagi masyarakat kedondong sebagai akses untuk menuju perkebunan. Sedangkan bagi masyarakat Desa Sukamaju sarana terdekat menuju jalan poros dan kantor kecamatan serta menuju pasar tradisional.
“Pembangunan talud dan renovasi jembatan ini belum masuk pada RPJMDes kita saat ini. Namun melihat kondisi jembatan yang riskan membahayakan ini, Tentunya menjadi tugas tersendiri bagi saya selaku kepala desa mengambil langkah dan inisiatif dengan membangun talud dan berencana memperbaiki jembatan,” ungkap Irwan Rosa.
Lebih lanjut Irwan Rosa menjelaskan, terkait alokasi anggaran yang diperuntukkan dalam pembangunan talud dan renovasi jembatan penghubung antar desa yang berada diwilayah desanya tersebut. Disampaikannya melalui dana talangan dirinya.
“Ya demi kebaikan dan kemaslahatan warga, alokasi anggaran untuk penalutan dan perbaikan jembatan kita tanggulangi dulu. Dan kedepannya baru akan kita anggarkan dalam RPJMDes ” katanya, seraya berharap pemda setempat melalui Dinas PU dan Penata Ruang kabupaten setempat, dapat turut memperhatikan kondisi jembatan yang berada dilingkar jalan kabupaten pesawaran tersebut. (Fahmi/Mar)









