Harianpilar.com, Bandarlampung – Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin, mengungkapkan jika peredaran narkoba saat ini sudah masuk dalam tahap memprihatinkan. Betapa tidak, saat ini sudah terjadi pergeseran moral, bahkan narkoba saat ini sudah masuk pedesan. Lamnpung sendiri masuk dalam urutan 10 besar darurat narkoba.
“Orang desa yang bersekolah di kota, dulu yang dicap sebagai orang yang pendiam sekarang tidak ada bedanya,” ungkap Kapolda, saat menggelar rapat persiapan penaymbutan Kapolri, di Mapolda Lampung, Selasa(17/5/2016).
Menurut Kapolda, peredaran narkoba saat ini sudah tidak memandang derajat orang, tidak hanya orang desa saja, bupati dan pejabat pun terkena dampaknya.
“Pencegahan narkoba sendiri dapat dilakukan dari rumah sebagai benteng diri,” ujarnya.
Ditegaskannya, dalam rangka meminimalisir peredaran narkoba, Polda sendiri sudah membentuk Satgas narkoba.
“Dari awal saya mencanangkan Satgas ini yang bertujuan untuk menekan peredaran narkoba. Agar menurunkan peringkat karna Lampung berada di urutan 10 darurat narkoba,” jelasnya.
Ike menyebutkan, pelantikan Satgas ini sendiri akan dilakukan oleh Kepala Polisi Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jendral Polisi Badrodin Haiti. Selain itu Kapolri juga akan langsung disambut 20 rumah Babinkamtibmas. Dan membagikan Pin Satgas narkoba. Serta Kapolri memberikan kuliah umum.
“Nah run downnya, Kapolri melantik Satgas, setelah itu memberikan kuliah umum,” jelasnya. (Tomi/JJ)









