oleh

DPRD Dorong Percepatan Pembangunan Jalur KA

Harianpilar.com, Bandarlampung – DPRD provinsi Lampung terus berupaya mendorong pembangunan stasiun kereta api, dari Bandara Raden intan II menuju stasiun kereta Tanjungkarang.

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung Watoni Noerdin mengatakan, untuk mempercepat pembangunan stasiun kereta api di Bandara DPRD Provinsi Lampung akan ikut terus mendorong pusat, agar Kementrian Perhubungan bisa segera membangun jalur kereta.

“Inikan tidak membutuhkan waktu lama, karena kita hanya perlu membangun jalur kereta dan tempat pemberhentian kereta saja. Ini memang bukan program yang terencana, tapi ini merupakan program yang tidak sengaja dibuat, kami (DPRD) khususnya akan terus mendorong rencana ini,” jelasnya saat ditemui di ruang komisi, Senin (25/4/2016).

Nantinya Bandara Raden Intan II akan menjadi bandara sistem terpadu artinya antara transportasi satu dan lain saling berkaitan, mulai dari udara dan darat, itu termasuk dalam rangka pelayanan publik ini sudah diterapkan dibeberapa provinsi.

Lebih lanjut politisi partai PDIP itu menjelaskan, kenapa Kementerian berencana membangun di Lampung karena Lampung merupakan gerbang Sumatera, makanya diusulkan oleh kementrian agar provinsi Lampung juga memiliki bandara terpadu, selain itu juga bisa mengurai kemacetan di Bandarlampung.

Sebelumnya Dinas perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung, masih berusaha mendorong Kementrian perhubungan untuk memfasilitasi, pembangunan rel kereta api dari Bandara Raden intan II menuju statiun kereta api Tanjungkarang.

Kepala Dinas Perhubungan provinsi Lampung Idrus Efendi mengatakan, hingga saat ini pihaknya terus mendorong kementrian,” ini bukan hanya tugas kita (Dishub) saja, tapi ini tugas semua pihak baik Pemprov maupun DPRD untuk mendorong pembangunan ini,” jelasnya.

Selain itu Dishub juga telah melakukan rapat kordinasi dengan pihak terkait,” ini kita kejar terus, agar segera dibangun, jangan sampai ini hanya menjdi janji-janji saja, karena banyaknya pembenahan yang harus dipesiapkan terutama untuk lahan rel kereta, ini jangan sampai menjadi kendala karena lahannya,” katanya.

” Inikan keinginan Mentri perhubungan sewaktu beliau datang ke Lampung, spontan mengatakan akan membangun statiun kereta api di Bandara, nah karena ini keinginannya makanya kita harus bersama-sama terus mendorong rencana tersebut,” terang Idrus.

Lintas kereta api nanti akan dibuka dari bandara sampai ke statiun kereta api Tanjungkarang.“Nantikan ada beberapa titik pemberhentian seperti; di Natar, di Unila, Rajabasa dan statiun, jadi kalau ingin ke Unila dari bandara tidak membutuhkan waktu lama lagi, nah ini yang harus terus kita pantau, karena untuk pembangunan itu tidak memerlukan waktu lama, jelasnya. (Fitri/JJ)