oleh

Nyaris Roboh, Potret Buram Pendidikan Lampura

Harianpilar.com, Lampung Utara – Gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Sukamarga, Kecamatan Abung Tinggi, Kabupaten Lampung Utara (Lampura) kondisinya rusak parah. Bahkan, atap gedung sekolah yang terbuat dari asbes banyak pecah dan terbang terbawa angin, serta kayu penyanggahnya sudah lapuk. Jika dibiarkan, dikuatirkan sewaktu-waktu bisa roboh dan menimpa murid yang sedang mengikuti proses belajar mengajar (KBM). Potret buruk pendidikan di Lampung Utara?

Kondisi tersebut terjadi sudah cukup lama. Pangawas, pegawai kantor unit pelaksana teknis dinas (UPTD) Pendidikan Kecamatan Abung Tinggi, bahkan pegawai Dinas Pendidikan (Disdik) Lampung Utara (Lampura) sudah mengetahui keberadaan tersebut, namun belum juga mengusulkan rehab.
Bahkan Disdik Utara Lampura belum bisa memastikan kapan perbaikan sekolah itu dilakukan.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara Adrie, mengatakan, pada tahun 216 ini Disdik belum bisa memastikan akan dilakukan perbaikan sekolah tersebut. Akan tetapi, kata dia, SD itu sudah masuk dalam daftar usulan untuk diperbaiki. “Tim monitoring sudah turun dan mengakomodir setiap usulan, termasuk SDN2 Sukamarga. Tinggal proses ferivikasi dan perangkingan mana saja sekolah yang kerusakannya lebih parah dan harus masuk dalam skala prioritas,” ujar dia di kantornya, Selasa (25/4/2016).

Tahun ini Dana Alokasi Khusus (DAK) bidang pendidikan, lanjut Adrie, sebesar Rp3,4 miliar. Jumlah tersebut diperuntukan 60% untuk peningkatan mutu dan 40% fisik. Sedangkan usulan perbaikan atau rehab sekolah banyak. “Kita mendapatkan dana yang minim, terlebih lagi ada kebijakan pengurangan 10% dari pusat,” terangnya.

Kondisi tersebut juga dikeluhkan oleh masyarakat setempat, namun ketika ingin mengkonfirmasi kepala SDN 2 Sukamarga Masrawati, tidak ada ditempat. Beberapa guru yang berada di sekolahan memilih bungkam, seolah-olah tidak mempedulikan kondisi sekolahan yang rusak parah. (Iswant/Yoan)