oleh

Ibu di Way Kanan Melahirkan di Mobil Akibat Jalan Rusak Parah

Harianpilar.com, Way Kanan – Beredar video memperlihatkan seorang ibu melahirkan di dalam mobil saat dibawa ke puskesmas di Kabupaten Way Kanan. Peristiwa persalinan itu terjadi saat perjalanan menuju puskesmas sejauh 12 kilometer terhambat di tengah jalan, diduga akibat jalan rusak.

Kejadian tersebut terjadi di Kampung Tiuh Balak II, Kecamatan Gunung Labuhan, Way Kanan, Minggu (26/7/2026). Mobil yang membawa wanita hamil itu semula hendak menuju puskesmas untuk mendapatkan penanganan medis.

Namun, di tengah perjalanan kendaraan kesulitan melintasi jalan rusak berupa tanah dan bebatuan. Mobil akhirnya berhenti, sementara sejumlah warga yang berada di lokasi bergegas memberikan pertolongan.

Jarak 12 kilometer menuju puskesmas harus melintasi jalan desa yang hanya berupa tanah merah bercampur batuan tajam.

Kondisi jalan yang parah membuat laju mobil terhambat. Di saat yang sama, sang bayi tampaknya tak bisa menunggu lebih lama lagi.

Camat Gunung Labuhan, Sayidan, membenarkan peristiwa tersebut. Sayidan mengatakan kejadian itu berlangsung di Kampung Tiuh Balak II.

Sementara itu, menanggapi video viral tersebut, Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyampaikan rasa prihatin mendalam sekaligus permohonan maaf kepada masyarakat atas keterbatasan infrastruktur jalan yang memicu kejadian tersebut.

Gubernur yang akrab disapa Mirza ini menegaskan bahwa pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten bertanggung jawab penuh untuk mempercepat perbaikan infrastruktur jalan sesuai dengan pembagian kewenangan masing-masing.

“Saya mewakili pemerintahan, kami prihatin dan mohon maaf kepada masyarakat. Kami berusaha sungguh-sungguh memperbaiki seluruh akses infrastruktur sesuai kewenangan masing-masing, baik yang menjadi kewenangan provinsi maupun kabupaten. Insyaallah kami akan terus memperbaiki jalan,” ujar Rahmat Mirzani Djausal, Rabu (29/7/2026).

Mirza menambahkan, koordinasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dan Pemerintah Kabupaten Way Kanan akan ditingkatkan guna menginventarisasi status serta kondisi jalan di wilayah rural agar pelayanan mendasar seperti fasilitas kesehatan dapat diakses masyarakat tanpa hambatan. “Kami berusaha sungguh-sungguh memperbaiki seluruh akses infrastruktur sesuai kewenangan masing-masing, baik yang menjadi kewenangan provinsi maupun kabupaten,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Lampung memastikan perbaikan dan pemeliharaan jalan-jalan penghubung antar-desa dan kecamatan terus menjadi prioritas pembangunan infrastruktur daerah guna mencegah berulangnya insiden serupa di masa mendatang. (Tls)

Komentar