Harianpilar.com, Bandarlampung — Estafet kepemimpinan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Lampung bergulir. Leni Marlina dipercaya memimpin organisasi jurnalis perempuan tersebut untuk periode 2026-2029 setelah terpilih secara aklamasi.
Kepengurusan baru FJPI Lampung kemudian dilantik dalam sebuah prosesi yang berlangsung di Muara Cafe & Space, Bandar Lampung. Pelantikan tersebut turut disaksikan secara daring oleh Ketua Umum FJPI Pusat, Khairiah Lubis.
Leni menggantikan Vina Oktavia yang telah memimpin FJPI Lampung selama periode 2023-2026. Dalam kepengurusan baru, Leni didampingi Eka Febriani sebagai Sekretaris dan Ramona Pasaur Dini sebagai Bendahara.
Usai menerima amanah tersebut, Leni menegaskan komitmennya untuk membawa FJPI Lampung tetap menjadi ruang bertumbuh bagi jurnalis perempuan, khususnya dalam meningkatkan kapasitas dan profesionalisme di tengah dinamika dunia jurnalistik.
Menurutnya, keberadaan FJPI tidak sebatas sebagai wadah silaturahmi antarjurnalis perempuan, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendorong lahirnya karya jurnalistik yang mampu mengangkat isu perempuan dan kelompok rentan.
“Harapannya FJPI Lampung tetap solid dan dapat menjadi wadah bagi jurnalis perempuan untuk terus meningkatkan profesionalisme dan kapasitas, serta bersama-sama menyuarakan isu-isu perempuan dan kelompok rentan melalui karya jurnalistik,” kata Leni.
Untuk memperkuat organisasi, Leni juga membuka peluang bagi jurnalis perempuan di Lampung untuk bergabung menjadi anggota FJPI.
Ia menilai semakin luasnya keanggotaan akan memperkuat jaringan sekaligus memperbesar ruang kolaborasi antarjurnalis perempuan di Lampung.
“Penambahan anggota diperlukan untuk memperluas jaringan sekaligus memperkuat keberadaan FJPI dalam mewadahi jurnalis perempuan di Lampung,” ujarnya.
Selain melanjutkan program yang telah berjalan, kepengurusan baru juga diharapkan mampu menghadirkan berbagai kegiatan yang memberikan manfaat langsung bagi anggota, terutama dalam pengembangan kapasitas dan peningkatan kualitas jurnalistik.
Leni berharap seluruh anggota dapat membangun sinergi yang lebih kuat sehingga FJPI Lampung semakin solid dan mampu berkontribusi dalam mengawal isu-isu yang berkaitan dengan perempuan serta kelompok rentan.
Khairiah Apresiasi Kepengurusan Sebelumnya
Sementara itu, Ketua Umum FJPI Pusat, Khairiah Lubis, memberikan apresiasi kepada Vina Oktavia beserta jajaran pengurus periode 2023-2026 atas dedikasi dan kerja yang telah dilakukan selama memimpin FJPI Lampung.
“Terima kasih kepada Vina Oktavia dan jajaran atas dedikasi selama ini, dan selamat kepada Leni Marlina yang terpilih menjadi Ketua FJPI Lampung periode 2026-2029,” ujar Khairiah.
Khairiah juga berharap kepengurusan sebelumnya tetap memberikan dukungan dan pendampingan kepada pengurus baru. Menurutnya, pengalaman yang telah dimiliki kepengurusan lama dapat menjadi modal penting untuk membantu FJPI Lampung terus berkembang.
“Saya harap Kak Vina bisa mendampingi Kak Leni nantinya. Harapan kita semua, FJPI Lampung makin jaya,” ujarnya.
Vina: Banyak Program Telah Dijalankan
Vina Oktavia yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pengurus dan anggota yang selama ini telah bekerja bersama menjalankan berbagai program FJPI Lampung.
Selama periode 2023-2026, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari pelatihan dan sosialisasi hingga kolaborasi dengan berbagai organisasi maupun NGO.
Menurut Vina, berbagai program tersebut menjadi bagian dari upaya FJPI Lampung dalam meningkatkan kapasitas dan membuka peluang pengembangan bagi para anggotanya.
Salah satu capaian yang disorot adalah adanya kesempatan bagi anggota untuk mengikuti program beasiswa di Australia.
“Banyak pelatihan dan menerima program beasiswa di Australia. Ini adalah pencapaian yang baik untuk FJPI Cabang,” ujarnya.
Dengan kepemimpinan baru di bawah Leni Marlina, FJPI Lampung kini memasuki periode baru dengan harapan dapat memperluas jaringan keanggotaan, memperkuat kapasitas jurnalis perempuan, serta menghadirkan karya jurnalistik yang semakin berkontribusi dalam menyuarakan kepentingan perempuan dan kelompok rentan di Lampung. (Ramona).










Komentar