oleh

Unila Dianugerahi UNS-KND Inclusion Metric 2026, Perkuat Komitmen Pendidikan Ramah Disabilitas

Harianpilar.com, Bandar Lampung – Universitas Lampung (Unila) kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Kampus hijau ini meraih penghargaan UNS-KND Inclusion Metric 2026 dengan predikat “Baik”, sebagai bentuk pengakuan atas komitmen Unila dalam membangun pendidikan tinggi yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.

Penghargaan tersebut diserahkan pada Malam Anugerah Insan Berprestasi Universitas Sebelas Maret (UNS) yang menjadi puncak peringatan Dies Natalis ke-50 UNS. Program ini merupakan kolaborasi UNS bersama Komisi Nasional Disabilitas (KND) untuk mengukur tingkat inklusivitas perguruan tinggi di Indonesia. Tahun ini, sebanyak 19 perguruan tinggi mengikuti proses asesmen.

Rektor Unila Prof. Dr. Ir. Lusmeilia Afriani, D.E.A., IPM., ASEAN Eng. menyatakan penghargaan tersebut menjadi bukti nyata bahwa Unila terus bertransformasi menghadirkan lingkungan akademik yang memberikan kesempatan setara bagi seluruh sivitas akademika.

“Penghargaan ini bukan sekadar simbol, melainkan dorongan moral bagi kami untuk terus memperkuat kebijakan, layanan, dan budaya akademik yang inklusif. Unila berkomitmen menjadikan kampus sebagai ruang belajar yang ramah bagi semua, tanpa terkecuali,” ujar Prof. Lusmeilia.

Sementara itu, Rektor UNS Prof. Dr. Ir. Hartono, dr., M.Si., menegaskan penghargaan UNS-KND Inclusion Metric menjadi momentum penting bagi perguruan tinggi untuk memperkuat komitmen membangun ekosistem pendidikan tinggi yang inklusif, ramah disabilitas, serta memberikan kesempatan yang setara bagi seluruh sivitas akademika.

Keberhasilan ini semakin menegaskan posisi Unila sebagai salah satu perguruan tinggi yang konsisten mendukung agenda nasional dalam mewujudkan pendidikan tinggi yang berkeadilan. Sertifikat penghargaan yang ditandatangani Rektor UNS dan Ketua Komisi Nasional Disabilitas menjadi bukti atas langkah nyata Unila dalam menghadirkan kampus yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kesetaraan bagi seluruh mahasiswa tanpa diskriminasi. (Ramona)

Komentar