Harianpilar.com, Way Kanan – Angin puting beliung menerjang wilayah Dusun 01, Kampung Mulyoharjo, Kecamatan Bumi Agung Kabupaten Waykanan, Minggu (30/11) sore. Bencana ini menyebabkan sedikitnya 10 rumah terdampak cukup parah, dengan puluhan lainnya mengalami kerusakan ringan.
Peristiwa itu membuat warga panik, hembusan angin berlangsung cepat dan merusak bagian atap serta dinding sejumlah rumah. Beberapa warga mengevakuasi barang-barang dan membersihkan puing bangunan pascakejadian.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Waykanan, Supriyanto, membenarkan adanya bencana angin puting beliung tersebut. Ia menyampaikan tim BPBD sudah turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pendataan kerusakan.
“Benar, telah terjadi puting beliung di Kampung Mulyoharjo pada Minggu sore. Peristiwa ini mengakibatkan puluhan rumah terdampak, dan sekitar 10 rumah mengalami kerusakan cukup parah,” ujar Supriyanto.
Ia menambahkan bahwa pihaknya terus berkoordinasi dengan pemerintah kampung serta relawan setempat guna memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan awal.
Hingga kini, BPBD bersama aparatur kampung masih melakukan pendataan jumlah rumah terdampak dan tingkat kerusakan. Bantuan darurat berupa terpal, makanan siap saji, dan kebutuhan dasar telah disiapkan untuk warga yang membutuhkan.
Supriyanto menegaskan bahwa proses tindak lanjut akan dilakukan secepat mungkin.“Saat ini kami fokus pada pendataan kerusakan dan memastikan tidak ada korban jiwa. Bantuan darurat sudah mulai disalurkan, dan tahap selanjutnya adalah mengusulkan bantuan perbaikan rumah sesuai tingkat kerusakannya,” jelasnya.
Pantauan di lapangan menunjukkan warga bersama aparat kampung saling membantu memperbaiki bagian rumah yang rusak, khususnya atap yang terlepas dan dinding yang roboh. Dari keterangan warga diketahui angin datang begitu cepat disertai suara gemuruh.
“Angin datang tiba-tiba dari arah utara. Genteng rumah banyak yang beterbangan. Kami langsung keluar rumah dan membantu tetangga yang juga terdampak,” ungkap salah satu warga.
BPBD Way Kanan mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap perubahan cuaca ekstrem, terutama memasuki musim hujan yang sering memicu angin kencang dan potensi bencana lainnya.(*)









