oleh

Nasdem Raih Suara Terbanyak, Fuad; Terima Kasih Warga Mesuji

Harianpilar.com, Bandarlampung – Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Mesuji, Fuad Amrullah mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Mesuji yang sudah memilih Partai Nasdem sehingga menjadi partai pemenang pada pemilu 2024 di kabupaten Mesuji.

Untuk diketahui, berdasarkan hasil pleno KPU Kabupaten Mesuji, Kamis (29/2), Partai Nasdem meraih suara terbanyak dengan perolehan 23.759 suara dan mendapat jatah 5 kursi di DPRD Mesuji. Posisi kedua ada PKB dengan perolehan 19.110 suara disusul PDIP dengan 17.652 suara.

“Saya sebagai ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Mesuji, mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Mesuji yang sudah memilih Partai Nasdem. Pemilu tiga kali 2014, 2019, dan 2024, di Mesuji Nasdem tetap jadi pemenang pemilu,” terang Fuad, Jumat (1/3).

Selain itu, dirinya juga mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh petugas penyelenggara pemilu, mulai dari petugas KPPS, PPK, Panwas, KPU, Bawaslu dan petugas keamanan TNI/Polri di Mesuji yang sudah menjalankan tugasnya dengan baik sehingga pemilu berjalan damai dan kondusif.

“Tanpa mereka dan partisipasi masyarakat yang baik, pemilu ini tidak akan berjalan dengan baik. Makanya kami partai Nasdem mengapresiasi tugas-tugas KPU Bawaslu dan jajarannya serta TNI Polri serta masyarakat Mesuji yang sudah berpartisipasi mensukseskan pemilu 2024 ini,” ungkapnya.

Fuad mengaku bersyukur atas capaian pemilu 2024 ini. Meskipun diakuinya suara dan perolehan kursi Nasdem pada 2024 ini berkurang dari pemilu 2019 yang memperoleh 28 ribuan suara dengan 10 kursi di DPRD.

“Masih tetap bersyukur dengan dinamika yang ada di Kabupaten Mesuji. Dan dengan suasana pemilu 2024 di Mesuji yang pelik ini, kita kader Nasdem di Mesuji tetap solid dan menjadi partai pemenang pemilu 2024,” kata dia.

Menurutnya ada dua faktor yang menyebabkan perolehan suara dan kursi Nasdem di DPRD Mesuji berkurang pada pemilu 2024 ini. Pertama, karena berkurangnya alokasi kursi di DPRD Mesuji.

“Yang dulu 35 kursi sekarang menjadi 30 kursi. Ini yang paling signifikan yang menyebabkan partai Nasdem berkurang kursinya. Tapi kalau suara kita tidak turun yang signifikan. Dari 28 ribuan pada pemilu 2019, sekarang 23 ribuan,” terangnya.

Faktor kedua adalah metode perhitungan Saint leage sebagai acuan penetapan proses alokasi kursi DPRD. “Metode perhitungan ini yang bisa dibilang menyebabkan berkurangnya kurus nasdem di Mesuji,” kata dia.

Disinggung mengenai calon ketua DPRD  Mesuji, Fuad mengatakan sampai saat ini belum pembahasan dan belum ada siapa sosok yang bakal ditunjuk menjadi ketua DPRD Mesuji. Namun, kata dia, pihaknya akan melakukan musyawarah bersama caleg terpilih serta pengurus DPD Nasdem Mesuji.

“Kita akan mencari siapa yang layak dan tepat untuk menjadi ketua DPRD Mesuji. Dan untum saat ini kami belum bisa sebut nama. Tapi saya melihat caleg Nasdem yang terpilih ini sangat layak dan cakap untuk menjadi ketua DPRD Mesuji,” ungkapnya.

Dirinya menjelaskan, dalam aturan organisasi Partai Nasdem, struktural Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) mendapat prioritas untuk menjadi pimpinan DPRD. Namun pada pemilu 2023 ini, KSB Nasdem Mesuji ada yang tidak ikut pemilu  dan juga yang tidak terpilih.

“Seperti saya, saya ketua Nasdem Mesuji, tapi saya kali ini tidak ikut kontestasi pemilu 2024, tapi saya menarok orang, kakak saya didapil saya.  Lalu, sekretaris, dia ikut tapi tidak terpilih, lalu ada bendahara dia nyaleg di tingkat DPR RI,” jelasnya.

Terkait dengan pilkada, Fuad menegaskan pihaknya sebagai partai pemenang pemilu sangat siap bertempur untuk menghadapi pilkada serentak 2024. Terkait sosok, pihaknya akan melakukan koordinasi dengan gurbernur.

“Yang jelas Nasdem sifatnya terbuka baik internal maupun eksternal. Kita selama ini mengusung calon pilkada menang. Pokoknya pertimbangan kita sati, yakni calon yang kita usung wajib menang,” pungkasnya. (Ramona).

Komentar