oleh

Ridho-Bachtiar ‘Kuasai’ Basis Nunik

Harianpilar.com, Lampung Timur – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Lampung pasangan Muhammad Ridho Ficardo dan Bachtiar Basri nampaknya menguasai pemilih di wilayah Lampung Timur (Lamtim). Pasalnya masyarakat di Kabupaten yang dipimpin Chununia Cholim (Nunik) ini mengakui keberhasilan dan meminta Ridho-Bachtiar melanjutkan kepemimpinan.

Hal ini terlihat dari beberapa kali kampanye Ridho-Bachtiar di wilayah tersebut. Salah satunya saat Ridho-Bachtiar melakukan kampanye dialogis dengan ribuan masyarakat di Desa Tegal Gondo, Kecamatan Purbolinggo dan Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribawono Kabupaten Lampung Tumur.

Dalam kesempatan ini masyarakat mengakui dalam waktu 3,5 tahun saja Ridho-Bachtiar sudah banyak menjalankan pembangunan yang dirasakan masyarakat. Dan kedepan masyarakat berharap Ridho-Bachtiar bisa melanjutkan pembangunan sesuai kebutuhan masyarakat.

Seperti yang diungkapkan oleh Tabah Santoso (48), yang mengucapkan terimakasih atas bantuan yang digulirkan oleh Ridho Ficardo. “Waktu itu kami minta bantuan untuk pengendalian hama tikus. Alhamdulillah, langsung dikabulkan oleh Pak Ridho. Sekarang kami sudah punya 64 unit rumah burung hantu sebagai pengendali tikus. Tapi masih kurang sekitar 26 unit, karena idealnya setiap 2 hektar ada satu rumah burung,” kata Tabah, saat berdialog dengan Ridho, Senin (14/5/2018).

Tabah juga menyatakan, wilayahnya siap menjadi pilot projek penangkaran burung hantu sebagai pengendali hama. “Jika Pak Ridho atau masyarakat desa lain membutuhkan bantuan kami siap pak,” tegasnya.

Berbeda dengan Dewi (62) yang meminta adanya bantuan program untuk lansia (lanjut usia).“Saya ingin para lansia sehat semua, memang saat ini sudah banyak bantuan tapi kalau ada seragam senam kami pasti lebih semangat senamnya,” canda Dewi, kepada Ridho.

Sementara itu Joko Suprianto yang berterimakasih atas bantuan Jembatan Way Punggur yang saat ini sedang dibangun oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung atas perjuangan Ridho Bachtiar.“Kami hanya meminta agar pembangunan jembatan dipercepat, karena itu adalah akses para petani ke ladang dan dapat memotong jalan lintas kabupaten,” pinta Joko.

Sementara Warno (51) mengakui jalan-jalan besar di Lamtim sudah banyak yang diperbaiki.“Untuk jalan-jalan besar sudah banyak yang bagus pak. Tapi saat ini kami juga sedang membangun jalan sepanjang 10 Km menuju ladang, dengan biaya mandiri dari kelompok tani. Untuk itu kami mohon juga bantuan pak gubernur supaya jalan kami di bantu,” harap Warno.

Ditempat yang sama, M Maskur Ali (47), juga meminta agar ada bantuan normalisasi air sungai dari Bandar Agung hingga Marga.

Menurut Maskur, sungai tersebut sudah 40 tahun tidak pernah di normalisasi, sehingga air menjadi dangkal dan banyak masyarakat kekurangan air.

“Kalau ada pak, para peternak kambing juga meminta agar ada bantuan bagi peternak kecil. Kami yakin dengan kinerja yang bapak Ridho dan Bachtiar, karena kami sudah melihat hasilnya. Untuk itulah kami berharap banyak,” harap Maskur.

Dalam kesempatan ini, M Ridho Ficardo yang hadir bersama Bachtiar Basri, menyampaikan sangat berterimakasih atas dukungan masyarakat selama ini.

“Jalan provinsi saat ini sudah 80% dalam kondisi mantap, kedepan kita juga akan memperbaiki jalan-jalan kabupaten, terutama jalan usaha tani, yakni jalan yang menuju sawah, ladang, peternakan, dan lain sebagainya,” kata Ridho.

Selain jalan provinsi, Ridho juga memaparkan soal irigasi sekunder yang saat sudah banyak diperbaiki. Program irigasi tersier ke desa-desa juga akan diperbaiki dan dibangun agar petani mendapatkan cukup air supaya lebih produktif.

Bachtiar Basri juga turut mengatakan, bahwa beberapa program seperti beasiswa Polinela untuk anak petani miskin, masuk dalam program sekolah gratis melalui Bosda.

“Tentunya bantuan insentif untuk guru ngaji, hafiz-hafizoh, pemandi jenazah, penunggu masjid, dan lain sebagainya, ikut mendapatkan perhatian,” kata Bachtiar, yang langsung disambut gembira oleh seluruh warga.

Bachtiar juga menyatakan,saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung siap membantu, terutama jika berurusan dengan pertanian maupun peternakan.

“Untuk peternakan, kita punya program kambing saburai. kambing saburai merupakan kambing unggulan Lampung yang merupakan persilangan antara peranakan etawa (PE) dengan kambing boer. Kambing saburai memiliki postur tubuh yang tegap dan besar dengan bobot yang tinggi, sehingga sangat cocok untuk ekspor. Kalau untuk petani, gak pake lama. Bukan sekedar memberi janji, namun bukti,” timpal Bachtiar, disambut dengan yel-yel Lanjutkan Ridho Bachtiar memimpin Lampung. (Tim/Maryadi)