oleh

Gunung Agung Jadi Desa Percontohan Kesiapsiagaan Bencana di Lampung Timur

Harianpilar.com, Lampung Timur – Desa Gunung Agung, Kecamatan Sekampung Udik, ditetapkan sebagai desa percontohan kesiapsiagaan bencana di Kabupaten Lampung Timur melalui pembentukan Kampung Siaga Bencana (KSB).

Peresmian tersebut ditandai dengan pengukuhan relawan KSB dan simulasi penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang dipimpin Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, di Lapangan SDN 1 Desa Gunung Agung, Minggu (2/8/2026).

Bupati Ela Siti Nuryamah mengatakan, kesiapan masyarakat menjadi faktor penting dalam mengurangi risiko dan dampak bencana, terutama pada masa-masa awal sebelum bantuan dari pemerintah daerah maupun tim penyelamat tiba di lokasi.

“Dengan program KSB ini, saya berharap tumbuh kemandirian masyarakat. Warga menjadi garda terdepan yang sigap saling menjaga, mampu menolong diri sendiri, dan membantu sesama sebelum tim penolong datang,” ujar Ela.

Menurutnya, keberadaan Kampung Siaga Bencana tidak hanya meningkatkan kemampuan teknis masyarakat dalam mitigasi, tetapi juga memperkuat budaya gotong royong yang menjadi modal utama saat menghadapi situasi darurat.

Solidaritas antarwarga dinilai mampu meminimalkan kepanikan sekaligus mempercepat penanganan di tingkat desa.

Ela juga mengingatkan agar kesiapsiagaan yang telah dibangun tidak berhenti pada kegiatan pelatihan maupun simulasi. Struktur relawan yang telah terbentuk diharapkan terus aktif menjalankan fungsi dan koordinasi sebagai bagian dari upaya pengurangan risiko bencana.

“Kesiapsiagaan adalah investasi keselamatan bagi masa depan. Lindungi keluarga dan lingkungan kita dengan budaya siaga,” tegasnya.

Selain peningkatan kapasitas sumber daya manusia, program KSB turut menyiapkan sarana pendukung penanganan bencana di tingkat desa.

Relawan dibekali kemampuan mengelola titik kumpul evakuasi, pos dapur umum, lumbung sosial, hingga gardu sosial yang menjadi pusat koordinasi saat keadaan darurat.

Menurut Ela, keberadaan fasilitas tersebut penting untuk memastikan warga memiliki lokasi yang aman untuk berkumpul, memperoleh kebutuhan pangan darurat, serta mempermudah penyimpanan dan distribusi bantuan logistik selama masa tanggap darurat.

“Melalui pengukuhan ini, Desa Gunung Agung menjadi percontohan bagaimana masyarakat desa dapat bertransformasi menjadi komunitas yang mandiri, tangguh, dan siap saling melindungi saat bencana melanda,” tutupnya. (Rls)

Komentar