oleh

Kadis PUPR Pesawaran Janji Perbaiki Jembatan Rusak

Harianpilar.com, Pesawaran – Dinas PU dan Penataan Ruang (Dinas PUPR) Kebupaten Pesawaran meninjau jembatan rusak. Jembatan tersebut sebagai penghubung antar Desa di tapal batas Desa Tempel Rejo dan Desa Kedondong, masyarakat mengharapkan agar Dinas PUPR Kabupaten Pesawaran segera melakukan perbaikan, dikarenakan kondisinya sudah rusak parah.

Kadis PU-PR Pesawaran Elsyafri Fahrizal mengaku, selain telah melakukan survei lokasi, pihaknya juga sudah melakukan pengukuran terhadap jembatan penghubung tersebut.

“Kita telah kroschek lokasi jembatan itu. Dan kalau kita masukkan dianggaran tanggap darurat sepertinya tidak memungkinkan, sebab jembatan dipastikan tidak bertahan lama karena sifatnya perbaikan. Program tanggap darurat hanya mengembalikan fungsi jembatan saja dan tidak permanen,” ungkap Elsyafri Fahrizal.

Karenanya, tegas Elsyafri, perbaikan jembatan penghubung antar desa itu, akan diperioritaskan pembangunannya melalui APBD Perubahan mendatang. Elsyafri menjelaskan, estimasi anggaran untuk pembangunan jembatan ini ditafsir mencapai Rp400-500 juta.

“Jembatan nantinya dibuatkan secara permanen dengan dimensi ukuran 5 mx6 m dengan tinggi jembatan 3 meter,” janji Kadis PU-PR Pesawaran, Elsyafri Fahrizal.

Diberitakan sebelumnya, kondisi jembatan penghubung antar Desa yang berada di tapal batas antara Desa Kedondong-Desa Tempel Rejo, Kecamatan Kedondong kondisinya sangat memprihatinkan.

Kondisi jembatan tersebut semakin menyempit. Hal tersebut disebabkan pengikisan tanah hingga menimbulkan lubang pada badan jalan jembatan semakin menganga lebar akibat tergerus arus air, luput dari perhatian pihak terkait.

Padahal keberadaan jembatan tersebut merupakan akses sarana masyarakat sekitarnya khususnya masyarakat Desa Tempel Rejo menuju jalan poros serta menuju kantor kecamatan dan pasar terdekat.

“Kalau untuk kendaraan motor masih bisa dilalui, namun kalau mobil tidak bisa lagi,” ucap Hadi Rusyanto (50), warga Desa Kedondong. (Fahmi)