oleh

Golkar Ubah Rekomendasi Cagub

Harianpilar.com, Bandarlampung – Turunnya Setya Novanto dari kursi Ketua Umum Partai Golkar dan naiknya Airlangga Hartarto sebagai penggantinya ternyata juga merubah rekomendasi untuk para calon Gubernur. Bahkan, untuk Pilgub Jawa Barat, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar mencabut dukungannya untuk Ridwan Kamil.

Dalam surat keputusan Partai Golkar tertanggal 17 Desember 2017, Ridwan Kamil resmi tak lagi dicalonkan partai berlambang beringin itu sejak 24 Oktober lalu. Sebelumnya, Golkar memasangkan Ridwan Kamil dengan Daniel Mutaqien.

“Iya itu betul. Keputusannya ditandatangani Pak Airlangga langsung,” kata Wasekjen Partai Golkar, Sarmudji, seperti dilansir kumparan.com, Minggu (17/12/2017).

Keputusan itu, kata dia, diambil setelah rapat pleno dan semua pengurus Golkar yang hadir setuju dengan keputusan pencabutan dukungan terhadap Ridwan Kamil ini.

“Tidak ada dinamika. Semuanya setuju,” ungkap dia.

Lantas bagaimana dengan Rekomendasi Calon Gubernur Lampung? Sekjen Partai Golkar Idrus Marham menyebut kemungkinan partainya mengubah rekomendasi Pilkada 2018 masih terbuka. Menurutnya perubahan bisa terjadi jika ada persoalan khusus.

“Keputusan institusional tentu tidak berubah dengan adanya perubahan pimpinan, kecuali ada persoalan khusus. Tetapi kemungkinan ada perubahan satu-dua apabila ada kasus,” kata Idrus dikutif dari detik.com, Minggu (17/12/2017).

Menurut Idrus, rekomendasi dari DPP untuk mendukung kepala daerah telah diambil secara demokratis dan berdasar pada survei. Ia juga menyebut perubahan tidak akan terjadi jika Golkar yakin calon yang diusung bisa menang.

“Kalau kita jamin bisa menang kompetitif dalam Pilkada, maka tentu tidak ada perubahan,” ujar Idrus.(Maryadi)