oleh

Okta Bantah Suara PKB Lampung Pecah

Harianpilar.com, Bandarlampung – DPW PKB Provinsi Lampung membantah adanya perpecahan di struktur kader internal dalam mendukung bakal calon gubernur (Balongub) Lampung pada pilgub 2018 mendatang.

Dengan beredarnya surat tugas dari DPP PKB ke Balongub Lampung, Arinal Djunaidi tidak sesuai dengan keinginan kader di DPW Lampung.

“DPW PKB Lampung tetap satu untuk mendukung dan balongub hasil rekomendasi dari DPP PKB,” kata Sekretaris DPW PKB, Okta Rijaya, melalui telepon selulernya, Selasa (7/11/2017).

Pihaknya, saat ini tengah menunggu keputusan dari DPP PKB terkait rekomendasi untuk mengusung salah satu balongub saat digelarnya ajang pesta demokrasi lima tahunan tingkat provinsi ini.

“Kita telah menyampaikan aspirasi dari kader internal PKB di Lampung untuk mendukung Mustafa, tetapi sekarang kita tunggu saja hasilnya,” ucapnya.

DPP saat ini tengah menimbang beberapa nama balongub Lampung yang telah mendaftar dan mengikuti penjaringan calon kepala daerah di DPW PKB.

“Kita sudah berkomunikasi dan menanyakan ke DPP untuk rekomendasi. Tetapi DPP meminta kita (PKB) untuk menunggu,” jelasnya.

Sebelumnya, PKB Lampung memutuskan mengusulkan Mustafa menjadi satu-satunya nama bakal calon Gubernur Lampung pada Pilgub 2018 ke DPP. Keluarnya nama Mustafa berdasarkan hasil rapat pleno pengurus wilayah PKB, DPC, Dewan Syuro, dan Tanfidz se Lampung pada Selasa (3/10) malam di Kantor DPW PKB Lampung, Pahoman, Bandarlampung. Surat Keputusan (SK) usulan Mustafa diteken Ketua DPW PKB Lampung Musa Zainuddin dan Sekretaris Okta Rijaya dengan No 1475/DPW – 03/IV/A.1/VII/2017, tentang Permohonan Kebijakan Khusus Penerbitan SK Cagub Lampung 2018 2023.

“Kami sudah beberapa kali rapat pleno dan malam ini penegasan saja bahwa kami bersama Dewan Syuro dan Dewan Tanfidz se-Lampung memutuskan mengusulkam serta akan memperjuangkan Mustafa sebagai Cagub dari PKB ke DPP. Kami minta agar DPP segera mengekuarkan SK rekomendasi,” kata sekretaris DPW PKB Lampung Oktarijaya.

Mustafa dianggap satu-satunya kandidat yang intens berkomunikasi dengan DPW dan DPC serta diyakini dapat membawa kemaslahatan umat di Lampung terutama warga NU (Nahdatul Ulama). “Pertimbangannya banyak, beliau calon beretika dan satu-satunya calon yang datang ke DPW dan ngobrol dengan DPC-DPC,” timpal Khidir Bujung, Wakil Ketua Bapilu PKB Lampung. (Fitri/Mar)