oleh

Pelantikan PAN Lampung Kembali Molor

Harianpilar.com, Bandarlampung – DPW PAN Lampung kembali menunda pelantikan kepengurusan periode 2015-2020 hasil musyawarah luar biasa (Muswilub) yang semula diagendakan pada Sabtu (4/10/2017) menjadi Senin (6/10/2017) mendatang di Swiss- Bellhotel.

Setelah pelantikan di pagi hari, agenda perdana partai matahari terbit ini adalah rapat kerja wilayah (rakerwil) di hari yang sama.

Sekretaris DPW PAN Lampung Iswan Handi Cahya menjelaskan, alasan memundurkan waktu pelantikan kepengurusan DPW PAN Lampung karena menyesuaikan dengan agenda Ketua Umum DPP Zulkifli Hasan.

“Kita menyesuaikan dengan agenda bang Zul (Ketum DPP). Jadi, pelantikannya diundur pada Senin (6/11),” katanya melalui telepon selulernya, Selasa (31/10/2017).

DPW PAN Lampung sudah siap dalam rangka persiapan menuju pelantikan kepengurusan partai. “Semua sudah kita persiapkan secara matang. Insya Allah acara nanti bisa berjalan dengan lancar,” terangnya.

Selain itu, dirinya memastikan untuk waktu dan tempat pelaksanaannya tidak akan ada perubahan lagi. “Mudah-mudahan tidak ada perubahan lagi,” pungkasnya.

DPW PAN Lampung Zainudin Hasan mengatakan setelah pelantikan akan ditindaklanjuti dengan rakerwil. “Setelah itu, DPW dan DPD kabupaten/kota akan turun konsolidasi. Untuk program jangka pendek, kita akan menghadapi pilgub. Selanjutnya kita memiliki agenda pencalegan dini. Kami akan memetakan isu strategis untuk memenangkan PAN,” kata Zainudin.

Untuk Pemilu 2019, PAN Lampung memiliki target penambahan kursi di masing-masing kabupaten/kota dan provinsi. Sedangkan untuk DPR RI, dia menargetkan mendapatkan masing-masing dua kursi di dua daerah pemilihan (dapil). Sehingga, PAN memiliki empat kursi di Senayan. “Minimal tiga kursi DPR RI,”  targetnya.

Selain itu, partai ini juga akan menindaklanjuti hasil rapat koordinasi nasional (rakornas) PAN di Bandung, Jawa Barat, beberapa bulan lalu. Yaitu memenangkan Zulkifli Hasan dalam kontestasi Pilpres 2019.

Lampung sebagai tanah kelahiran Zulkifli Hasan akan menjadi lokomotif untuk DPW PAN se-Indonesia.  (Fitri/Maryadi)