oleh

Warga Keluhkan Tumpukan Sampah Batu Keramat

Harianpilar.com, Tanggamus – Tumpukan sampah dibahu jalan lintas barat (jalinbar) Batu Keramat, Kecamatan Kotaagung Timur, Kabupaten Tanggamus menjadi pemandangan tidak sedap dan membahayakan pengguna jalan yang melintas diwilayah itu.

Meskipun lintasan tersebut adalah akses lalu lintas para pejabat Pemkab Tanggamus yang setiap hari pulang pergi menuju kantor tempat mereka bekerja, namun,  kondisi ini sepertinya tidak membuat gerah pejabat Kabupaten setempat, meskipun bisa dipastikan mereka mengetahui kondisi ini.

Menurut Yandi salah seorang pengguna jalan yang sempat di konfirmasi mengatakan bahwa, tidak seharusnya tempat pembuangan sampah dari masyarakat dilokasikan di bahu jalan utama, apalagi jalan tersebut jalan nasional. Karena akan memberikan kesan buruk pada Kabupaten ini, apalagi sepertinya memang dilokasikan oleh Pemerintah Daerah, sebab ada bak sampah yang diletakkan disana oleh pemerintah.

“Ini jalan lintas nasional loh bang, dan lalu lintasnya sudah padat, jadi jika orang luar Kabupaten ini yang melintas dan akan memasuki Ibukota Tsnggamus ini, langsung perasaan enggak enak, disambut tumpukkan sampah, apalagi pas mau lebaran kemarin sampah menumpuk ditambah bau busuk. Nah anehnya sampah ini sepertinya difasilitasi oleh pemerintah daerah, terbukti ada bak sampahnya, seperti sengaja memberi ikon sampah untuk Tanggamus,” katanya, Senin (17/7/2017).

Senada dengan Yandi, Tono pengguna jalan lainnya juga mengatakan, menurutnya pemandangan sampah di bahu jalinbar Batu Keramat, sangat berkesan buruk untuk Kabupaten ini, belum lagi terkadang tercium bau menyengat jika saat melintasi lokasi itu. Padahal Kabupaten Tanggamus ini digembar gemborkan Kabupaten yang indah, dan Bupatinya akan memulai mengekplorasi secara maksimal dunia pariwisata, tetapi ternyata ada program Pemkab yang justru bertolak belakang.

“Ya, harapan masyarakat Tanggamus, janganlah dijadikan pembuangan sampah di bahu jalinbar Batu Keramat tersebut, apalagi ada bak sampah, apalagi musim hujan ini, air sampah tersebut menimbulkan aroma tidak sedap dan membuat licin jalan,” katanya.

Lebih lanjut Tono mengatakan, kalau limbah sampah yang berceceran ditengah jalan tersebut juga membahayakan para pengendara yang melintas, selain matrial sampah seperti kulit buah-buahan dan air akibat tumpukan sampah yang mengalir ketengah jalan mengakibatkan jalan tersebut menjadi licin.

“Air dari sampah itu sering mengalir ketengah jalan, belum lagi kulit buah-buahan yang berserakan tentu sangat mengganggu dan membahayakan pengendara terutama sepeda motor, apalagi lokasinya tepat di tikungan tajam dan menurun,” ungkapnya.

Tono berharap Pemkab setempat segera memindahkan tempat pembuangan sampah tersebut dan mencarikan lokasi yang lebih layak, karna tumpukan sampah itu dirasa sudah sangat mengganggu pemandangan juga kesehatan dan keselamatan pengguna jalan.

“Carikanlah lokasi yang layak untuk tempat pembuangan sampah, paling tidak jangan dipinggir jalan lintas begini, kesanya kan buruk, mana bau belum lagi bisa membahayakan pengendara,” harapnya. (Agus/Mar)