oleh

PDIP Serahkan Pengganti Sjachroedin ZP ke DPP

Harianpilar.com, Bandarlampung – Pengangkatan Sjachroedin ZP sebagai Duta Besar RI untuk Zagreb, Kroasia, otomatis terjadi kekosongan ketua DPD PDIP Lampung. Untuk itu, kader PDIP diminta untuk tidak gaduh dan tetap menjalan tugas kepartaian. Terkait siapa calon pengganti Sjachroedin, PDIP Lampung menyerahkan sepenuhnya kepada DPP.

Sekretaris DPD PDIP Lampung Mingrum Gumay mengingatkan kepada seluruh kader PDIP yang masuk di dalam struktur kepengurusan DPD agar tidak gaduh dan menyerahkan semua proses ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai.

Sesuai dengan struktur kepengurusan di DPD, setiap kader pengurus mempunyai tugas dan kewajiban sesuai bidangnya masing-masing. “Untuk itu saya minta kepada seluruh kader untuk tetap bekerja. Kekosongan kursi Ketua DPD PDIP Lampung sendiri nantinya akan diambil alih oleh DPP,” ujarnya saat ditemui di ruang kerja, Senin (28/11/2016).

Pengangkatan Ketua DPD PDIP Lampung sebagai Duta Besar merupakan hal yang positif bagi PDIP dan juga Pemerintahan Provinsi Lampung, di mana Lampung masih memiliki putra terbaik yang dapat mendukung jalannya pemerintahan di tingkat pusat.

“Iya, kami sebagai kader PDIP Lampung merasa bangga atas kepercayaan presiden jokowi menunjuk kader terbaik PDIP Lampung Sjachroedin ZP untuk menjadi Dubes di Kroasia,” katanya.

“Kami meyakini, karna beliau (Sjachroedin) kaya akan pengalaman, baik saat menjabat sebagai anggota Polri dan juga mantan Gubernur Provinsi Lampung, karena tidak semua orang bisa diberikan kepercayaan oleh Presiden untuk mengemban tugas negara,” tambahnya.

Senada dikatakan Ketua Bidang Organisasi DPD PDIP Lampung Bambang Suryadi mengatakan, dengan ditunjuknya Ketua DPD sebagai Dubes tidak melihat adanya kegoyanan di partai.

“Ini kebanggaan bagi PDIP ketua dipercayakan menjadi wakil presiden sebagai dubes ini tidak berlebihan, memang tidak seharusnya bila bapak (Sjachroedin) masih di daerah apalagi beliau sudah bintang tiga.  Saat ini berkas sudah dikirim untuk prostes mudah-mudahan semua berjalan lancar dan awal tahun beliau bisa mulai menjabat disana,” terangnya.

Sedangkan untuk pergantian Ketua hingga saat ini belum ada.Karena pergantian ketua kewenangan di DPD.” Kalau bisa kenapa hatus diganti, bila beliau mampu mengurus partai juga berati tidak ada pergantian, kita bisa menunjuk Plt, tapi tidak tau kalau DPP yang menginginkan tapi hingga kini belum ada pembahasan untuk pergantian Ketua DPD,” terangnya. (Fitri/Juanda)