Harianpilar.com, Bandarlampung –Petahana Edy Irawan Arief dipastikan menjadi calon tunggal Ketua DPD Partai Demokrat Lampung dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Kepastian ini diperoleh setelah Tim Verifikasi DPP Partai Demokrat menetapkan bahwa hanya Edy yang berhasil memenuhi syarat minimal dukungan untuk maju sebagai bakal calon ketua.
Keputusan krusial tersebut diambil usai proses verifikasi pra-Musda yang digelar di Hotel Grand Mercure Bandar Lampung pada Jumat, 26 Juni 2026.
Anggota Tim Verifikasi dari Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat sekaligus Deputi Sumatera II, Rocky AMU, mengungkapkan bahwa sebenarnya ada dua kader yang mengembalikan berkas pendaftaran, yaitu Edy Irawan Arief dan Bambang Iman Santoso.
Namun, setelah melalui pemeriksaan administrasi dan verifikasi faktual, hanya berkas milik petahana yang dinyatakan memenuhi syarat pencalonan.
Rocky menjelaskan bahwa Bambang Iman Santoso dinyatakan belum memenuhi syarat minimal dukungan sebesar 20 persen dari total pemilik suara. Dari total 17 suara pemilik hak pilih dalam Musda, setiap calon ketua wajib mengantongi minimal empat suara dukungan.
Bambang dilaporkan baru memperoleh tiga dukungan, sementara Edy Irawan Arief menyapu bersih dukungan dari 12 Dewan Pimpinan Cabang (DPC), satu Dewan Pimpinan Daerah (DPD), dan satu organisasi sayap partai, dengan total mencapai 14 suara.
Hasil verifikasi ini selanjutnya akan dibawa ke sidang pleno Musda untuk ditetapkan sebagai keputusan resmi forum.
Di sisi lain, Ketua Bamkostra-Da Demokrat Lampung, Deni Ribowo, memaparkan bahwa pada awalnya terdapat lima kader yang mengambil formulir pendaftaran.
Kelima nama tersebut adalah Edy Irawan Arief, Budiman AS, Bambang Iman Santoso, Almuhery Ali Paksi, dan Indri Sulistiyawati. Kendati demikian, hingga batas akhir yang telah ditentukan, hanya Edy dan Bambang yang mengembalikan berkas pendaftaran beserta syarat dukungannya.
Deni menambahkan, agenda utama Musda esok hari hanya akan berfokus pada pengesahan calon ketua serta mendengarkan penyampaian visi dan misi dari calon tunggal.
Walaupun jalannya Musda diprediksi akan berjalan mulus untuk sang petahana, ia menegaskan bahwa keputusan akhir mengenai penetapan resmi Ketua DPD Demokrat Lampung periode selanjutnya tetap berada di tangan Ketua Umum Partai Demokrat beserta jajaran komando DPP.(*)










Komentar