oleh

Dishub Akan Dapat Bantuan Mobil Angkutan

Harianpilar.com, Bandarlampung – Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung, dalam waktu dekat ini akan mendapatkan bantuan dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia (Kemenhub RI) berupa alat transfortasi (mobil angkutan/bus).

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung, Idrus Effendi mengatakan, memang rencana dari pemerintah pusat terkait bantuan tersebut.

“Ini program dari pusat dan itupun sudah direncanakan pada Desember 2015 lalu, tapi hingga kini  belum ada tindak lanjutnya, ya nanti kita akan mendapat bantuan tersebut,” katanya, saat ditemui di lingkungan Pemprov Lampung, usai mengikuti Apel, Senin (4/1/2016).

Dikatakannnya, jika program tersebut akan dilaksanakan selama tiga tahun ke depan. “Jadi untuk pertahun ada sekitar bantuan 1.000 bus untuk seluruh Indonesia, jika dikalkulasikan selama tiga tahun tersebut ada 3.000 bus untuk Indonesia. Kita berdoa saja agar program ini bisa terlaksana,” jelasnya.

Sesuai dengan usulan sementara  sebanyak 25 bus/mobil besar untuk perkotaan, yang nantinya akan digunakan untuk angkutan antar perbatasan, seperti Lampung Selatan-Bandarlampung, Lampung Selatan-Kota Metro dan itu untuk umum.

Selain itu dia mengatakan, Minggu ini tepatnya pada hari Jumat (8/1/2016) ada kunjungan Mentri ke Bandara Raden Intan II.

“Kunjungan nanti hanya beberapa jam saja tidak lama, sebab hanya untuk mengecek kesiapan Bandara menuju Bandara Internasional pada tahun 2017, setelah itu Pak Mentri akan melanjutkan kungkernya,” singkatnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung melakukan pembebasan lahan sebanyak 159 bidang tanah perpanjangan landasan pacu Bandara Radin Inten II. Namun pembebasan tersebut masih belum usai, disebabkan dari jumlah tersebut 135 bidang menyatakan setuju, sedangkan sisanya belum setuju (24 bidang).

Sejak dilantik Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo telah menyatakan komitmennya untuk melakukan pengembangan dan pembangunan Bandara Radin Inten II menuju Bandara Embarkasi Haji dan Bandara Internasional Tahun 2017.

“Kita bersama pemerintah provinsi Lampung telah mengupayakan dengan langkah percepatan pembebasan lahan untuk terminal dan perpanjangan landasan pacu pesawat,” katanya. (Fitri/JJ)