Harianpilar.com, Lampung Selatan – Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) menjadi tuan rumah pelaksanaan Temu Nasional Pembibitan Sapi 2015, yang telah dilaksanakan pada tanggal 19 sampai 20 oktober 2015 lalu, dengan menjadi tuan rumah pemkab lamsdl patut berbangga hati, pasalnya Pemerintah Provinsi Lampung menunjuk Lamsel.
Dimana acara Temu Nasional itu diikuti Dinas Peternakan di 10 Provinsi dan 12 Kabupaten/kota yang ada di Indonesia. Acara tersebut dihadiri Direktur Pembibitan dan Produksi Ternak Kementerian Pertanian Ali Rahman.
Adapun Dinas Peternakan di 10 Provinsi yang mengikuti diantaranya, Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Riau, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Nusa Tenggara Barat dan Yogyakarta. Sedangkan 12 Kabupaten yang mengikuti diantaranya Kabupaten Aceh Jaya, Sumenep, Klungkung, Siak, Pasaman Barat, Lamteng, Kebumen, Barito Kuala, Barru, Lombok Tengah, Gunung Kidul. Selain itu, juga dihadiri dari tim Peternakan Pusat.
Kegiatan yang berlangsung di Hotel Horison pekan lalu digelar juga tanya jawab, dimana pakar-pakar tentang peternakan didatangkan dari pusat. Yakni Prof. Dr. Gede Suparta, Dr. Gunawan MS, Dr. Chalid Thalib, dan Drh. Kurni Achjadi, MS.
Menurut Kepala Dinas (Kadis) Peternakan Kabupaten Lampung Selatan, Cecep Khaerudin mengatakan, temu nasional yang dipusatkan di Provinsi Lampung dan Kabupaten Lamsel. Dimana dalam Temu Nasional membahas terkait Peternakan yang ada di Provinsi Lampung khususnya di Lampung Selatan (Lamsel). Sebab, Kabupaten Lamsel, telah ditetapkan sebagai salah satu daerah penghasil daging sapi untuk memenuhi kebutuhan bagi nasional. “Saat acara temu nasional yang berlansung di Hotel Horison Bandar Lampung, tanggal (19/10/2015) kemarin. Membahas mengenai peternakan di Provinsi Lampung. Mereka, mempelajari mekanisme peternakan khususnya di Kabupaten Lamsel,” kata Cecep Khaerudin saat ditemui diruang kerjanya, Jum’at (23/10/2015).
Dia juga menambahkan, usai mengikuti Temu Nasional Pembibitan Sapi Potong, pada tanggal (20/10/2015) sejumlah peserta Temu Nasional berkunjung ke Kabupaten Lamsel tepatnya di Kecamatan Tanjung Sari untuk melihat lokasi pusat produksi pengembangbiakan sapi peranakan ongole (PO). “Sejumlah peserta mengapresiasi tempat pusat peternakan sapi PO di Lamsel. Karena, kelompok ternak Sukamaju II yang berlokasi di Desa Purwodadi Dalam Kecamatan Tanjung Sari, sudah bisa membuat pakan konsentrat (pakan sapi bergizi dan berprotein, red) yang sudah diuji di Lab Unila atau layak jual,” tambahnya.
Kabid Pembibitan Dinas Peternakan Lamsel, Ir. Rusdi Kholil didamping Kasi Pembibitan Toyib Setiyadi mengatakan, dalam kunjungan peserta temu nasional peternakan tahun 2015 bersama tim Kementerian Pertanian RI, ke kelompok pembibitan sapi PO Sukamaju II Desa Purwodadi Dalam di Kecamatan Tanjung Sari yang diketuai oleh Sunardi, mendapatkan apresiasi. “Karena kelompok ini, pernah meraih peringkat II Nasional dalam kelompok peternakan sapi potong,” kata Rusdi Kholil yang diamini Toyib Setiyadi.
Dia menceritakan, kelompok sapi PO Sukamanju II di Kabupaten Lamsel memiliki kelebihan dan keistimewaan dibandingkan kelompok ternak didaerah lain. Dimana kelebihannya terdapat dalam satu kandang (bunker, red), sehingga dalam segi pengawasan dan pembinaan mudah dilakukan. “Sedangkan, yang disampaikan oleh pakar peternakan Bapak Dr. Chalid Thalib, peforma sapi PO di Kecamatan Tanjung Sari, sangat bagus dan juga hasil produksinya. Selain itu, dari 400 ekor sapi PO yang ditampilkan pada Gebyar Peternakan 2015 di lapangan Kecamatan Tanjung Sari, hanya terdapat 2 ekor yang cacat, 1 ekor hasil silang dengan sapi jenis lain,” bebernya. (Saiful/joe)









