Harianpilar.com, Pesisir Barat – Tim pemenangan Pasangan Oking Top, Calon Kepala Daerah Kabupaten Pesisir Barat, Donna Sorenty Moza, mengingatkan kepada para pemimpin dan calon pemimpin daerah menjadikan perayaan Hari Raya Idul Adha menjadi cerminan para calon pemimpin dalam bersikap, memberi dengan ikhlas tanpa pamrih.
“Idul Adha menceritakan betapa taat dan ikhlasnya Nabi Ibrahim menjalankan perintah Allah. Bagaimana seorang ayah (Nabi Ibrahim) rela hendak menyembelih anaknya (Nabi Ismail). Namun Allah tak akan membiarkan umatnya yang taat mati begitu saja. Ia mengganti sang anak dengan kambing gibas. Ismail pun selamat dari proses penyembelihan tersebut.” Kata Donna.
Menurut Donna, selain itu, Nabi Ibrahim juga dikenal gemar menyumbangkan banyak hewan ternaknya untuk dikurbankan. Konon, Ibrahim menyumbang seribu ekor binatang, tiga ratus ekor sapi, dan seratus ekor unta. “Nabi Ibrahim melakukan itu dengan ikhlas tanpa pamrih. Sayang nya, prilaku Nabi Ibrahim yang mengajarkan keilhklasan dalam bersikap tidak dijadikan tauladan oleh calon pemimpin, apalagi yang melakukan politik transaksional di Pilkada Pesisir Barat.” Sindir Donna.
Donna menyimpulkan bahwaa calon pemimpin yang melakukan Politik Sogokan (pembagian sembako) sejatinya tidak memahami filosofi yang terkandung dalam Idul Adha. Dimana, berbagi kepada sesama yang dilakukan masih mengharap pamrih dari masyarakat dalam bentuk dukungan suara. “Miris memang, selain bertentangan dengan nilai dan semangat Idul Adha, prilaku politik transaksional juga merusak sendi-sendi demokrasi yang dibangun dengan darah dan air mata pejuang demokrasi di era kediktatoran orde baru. Semoga momentum Idul Adha ini menjadi sinar terang bagi kita semua. Kepada calon pemimpin kita. Agar lebih bijak dan ikhlas dalam bersikap.” Katanya. (rls/joe)







