oleh

Puskesmas Rawat Inap di Tanggmus Bertambah

Harianpilar.com, Tanggamus – Jumlah Puskesmas Rawat Inap (PRI) di Kabupaten Tanggamus dipastikan bertambah hal itu menyusul sedang dibangunnya dua PRI, masing-masing di Pekon Sukaraja, Kecamatan Semaka dan Kecamatan Kelumbayan, sebelumnya dua puskesmas tersebut hanya melayani rawat jalan saja, namun kemudian di tingkatkan statusnya menjadi PRI.

Menurut Kabid Program, Dinas Kesehatan (Diskes) Tanggamus Taman Prasi, mewakili Kadiskes Sukisno, M.Kes, peningkatan status puskemas menjadi PRI merupakan implementasi dari program unggulan bupati Tanggamus Hi.Bambang Kurniawan,S.T, yakni peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat.

“Di dua kecamatan itu memang sudah seharusnya ada PRI mengingat jaraknya yang cukup jauh dari rumah sakit (RS) dengan adanya PRI maka kualitas kesehatan masyarakat dapat terjaga,” ujar Prasi, Kamis (12/3/2015)

Prasi mengaku, pagu anggaran untuk kedua puskesmas tersebut masing-masing sekitar Rp2 miliar sampai Rp2,5 miliar. Pembelanjaanya berupa penambahan bangunan sebab harus ada ruang rawat inap baru yang menampung minimal sepuluh tempat tidur. Itu pun harus ada sarana pelengkapannya dari gedung tersebut. Selanjutnya harus ada juga penambahan peralatan seperti tempat tidur serta peralatan-peralatan lainnya.

“Untuk Puskesmas Sukaraja, lokasinya tetap di sana cuma ditambah gedung baru. Kalau untuk Kelumbayan harus pindah lokasi, sebab lokasi yang sekarang ada, berada dekat dengan garis pantai, nanti dicari lokasi baru yang agak jauh dari pantai,” terang Prasi.

Dalam hal ini Pemkab Tanggamus menargetkan pada 2017 di 20 kecamatan harus ada puskesmas rawat inapnya. Namun itu perlu dana yang besar, dan jika itu tidak tercapai minimal untuk puskesmas-puskesmas di daerah terpencil sudah menjadi puskesmas rawat inap.

Selama ini di Tanggamus ada tujuh puskesmas rawat inap, yakni Puskesmas Siring Betik di Kecamatan Wonosobo, Puskesmas Gisting Kec. Gisting, Puskesmas Talang Padang Kec. Talang Padang, Puskesmas Ngarip Kec. Ulu Belu, Puskesmas Putih Doh Kec. Cukuh Balak, Puskesmas Pematang Sawa Kec. Pematang Sawa, Puskesmas Antar Brak Kec. Limau, dan yang baru Puskesmas Air Naningan Kec. Air Naningan.

“Selain menyiapkan sarananya kami pun harus tambahkan tenaga medisnya, dokter dan perawat, sebab pelayanan menjadi 24 jam. Dan untuk tenaga Puskesmas Sukaraja dan Kelumbayan selama pembangunan masih berlangsung kami berkesempatan membuka lowongan tenaga baru,”ungkap Prasi.

Kemudian terkait, permohonan warga Kecamatan Pugung yang menginginkan adanya PRI di Kecamatan setempat, Prasi mengaku bisa saja terealisasi, asalkan pihak kecamatan dapat menyediakan lahan hibah yang cukup strategis.” Untuk  lahan paling tidak 2.500 meter persegi sebab selain gedung utama, PRI juga harus memiliki rumah dokter dan tenaga paramedic, sehingga dokter bisa 24 jam standby, kalau lahan sudah tersedia nanti tinggal pemkab yang akan mencarikan dana untuk pembangunannya,”,pungkasnya. (Imron/JJ).