oleh

Empat Target PAD Pesawaran Signifikan

Harianpilar.com, Pesawaran – Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Pesawaran nampaknya kembali harus bekerja keras dalam memaksimalkan pencapaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD) priode 2015. Pasalnya pada periode 2014 silam dari 5 leading sektor yang ditetapkan, realisasi 4 di antaranya mencapai target dengan hasil optimal dan bahkan sangat signifikan.

Diungkapkan Sekretaris Dispenda, Drs. Chairil Anwar, target PAD 2014 lalu untuk leading sektor Restoran dari target Rp 45.000.000 realisasi menjadi Rp 54.960.600 (122,13%). Dan pada pendapatan Reklame dari target Rp 60.000.000 realisasi juga turut maksimal yaitu Rp 70.305.250 (117,18 %).

Kemudian selain itu paparnya, target PPJ dari ketentuan sebelumnya Rp 4.000.000.000 berhasil mencapai Rp 4.832.680.566 (120,82%). Selanjutnya PAD melalui sektor BPHTB untuk target pencapaian Rp 200.000.000 realisasi didapat juga melonjak menjadi Rp 612.627.557 (306%).

Namun sangat disayangkan, kata Chairil, untuk sumber pendapatan pada leading sektor Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dari target yang semestinya harus dicapai Rp 2,6 milyar realisasinya ditahun 2014 lalu, tidak dapat terakomodir seperti diharapkan.

“Kalo dari 4 target PAD seperti halnya Restoran, Reklame, dan PPJ maupun BPHTB telah maksimal dan bahkan overlood. Namun PAD leading sektor PBB dari Rp 2,6 milyar yang ditargetkan hanya tercapai Rp 1. 771.574.981 atau dengan persentase 66,05% saja” terang Chairil, sewaktu ditemui di ruang kerjanya, seraya menjelaskan  kendala kurang maksimalnya PAD PBB dimungkinkan banyak faktor, seperti diantaranya tingkat pemahaman dan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban membayar Pajak.

Untuk itu sambung Chairil menegaskan, pada tahun 2015 ini pihaknya terus berupaya mengoptimalkan kinerja para  petugas yang berkompten dan telah ditunjuk pada bidangnya. Hal itu dilakukan aku Chairil, Pendapatan Asli daerah (PAD) medio januari-desember 2015 untuk sejumlah Pendapatan dari 5 item yang dikelola Dispenda telah diadakan peningkatan pencapaian target dari tahun sebelumnya.

“sosialisasi terkait pajak akan kita optimalkan, begitupun untuk tim petugas monitoring PAD dan petugas verifikasi pajak maupun tim evaluasi melakukan  peningkatan kinerjanya demi pencapaian target yang diharapkan” himbau sekretaris Dispenda ini menegaskan.

Dan ia (chairil-red) menyebutkan, peningkatan target PAD yang mesti dicapai priode tahun 2015 ini, secara rinci dijelaskannya, yakni pada leading sektor pajak Restoran Rp 50.000.000. Dan target untuk pajak Reklame Rp 70.000.000. Selanjutnya target dari  PPJ Rp 7.600.000.000. Kemudian pendapatan PBB Rp 2.700.000, serta pajak BPHTB sebesar Rp 210.000.000. (Fahmi/JJ).