oleh

RKA SKPD Mesuji Mandeg di Dewan

Harianpilar.com, Mesuji – Rancangan Kegiatan Anggaran (RKA) Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) hingga saat ini belum rampung dan disahkan. Pasalnya, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mesuji hingga saat ini masih mengotak-atik RKA tersebut tanpa mempertimbangkan program yang telah dinanti-nantikan masyarakat Mesuji.

Bupati Mesuji Khamami mengatakan, keterlambatan pengesahan KUA-PPAS sekaligus pengesahan APBD Mesuji tahun 2015 taklain disebabkan adanya pergantian anggota DPRD Mesuji serta pelantikannya. Selain itu, pemilihan ketua dewan dan kelengkapan dewan tersebutlah yang menjadi sebab musabab tidak dapat menjalankan hal tersebut sekaligus Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 pasal 1 butir 8 tentang Keuangan Negara.

“Ada tiga alasan yang menjadi sebab pengesahan APBD kita terlambat, untuk mengatasi itu kita mengajukan surat ke Gubernur Lampung. Bila memang tidak ada sebab itu maka dibulan Januari kita sudah menjalankan APBD 2015 dan tidak terjadi keterlambatan seperti saat ini,” jelas Khamami, Rabu (11/2/2015).

Dikatakan Khamami, dengan telah di tandatanganinya KUA PPAS dan nota keuangan diharapkan dewan dapat bekerja ekstra dalam menggodok APBD Mesuji karena hal ini yang berkaitan dengan masyarakat secara langsung, selain itu dikwatirkan tingkat penyerapan anggaran tidak dapat berjalan sesuai yang diharapkan.

“Kalau di dewan sudah diparipurnakan maka prosesnya tentu di Provinsi, ke Gubernur minta persetujuan dan ini memerlukan waktu minimal satu minggu bahkan bisa jadi setengah bulan, selain ini proses pelaksanaan kegiatan tentunnya memerlukan tahapan seperti pelelangan,” Kata Bupati.

Lebih dalam dipaparkan Khamami, bila didewan masih tertunda-tunda di kwatirkan pembahasan APBD Perubahan juga akan mundur lagi dan secara otomatis mengikuti agenda sesuai Undang-undang nomer 17 tahun 2003 maka di bulan Juli sudah harus melakukan persiapan untuk anggaran APBD di tahun yang akan datang. “Untuk itu kita harapkan DPRD Mesuji segera melakukan pengesahan APBD sehingga program dapat berjalan serta dibulan juni kita kembali melakukan pembahasan,” tukasnya. (Sandri/JJ).