Harianpilar.com, Tanggamus – Bupati Tanggamus Hi. Bambang Kurniawan dan Sekretaris Daerah (Sekda) Hi. Mukhlis Basri beserta jajaran, kemarin (29/9/2015) sore menyambut kedatangan Komandan Angkatan Laut (Danlanal) Lampung Kolonel Laut (P) Yana Hardiyana, di kantor Dinas Bupati.
Sekitar pukul 16.00 WIB, iring-iringan patwal danlanal dan rombongan terlihat memasuki halaman depan kantor bupati. Turun dari kendaraan dinasnya, Yana Hardiyana disambut hangat oleh Mukhlis Basri di teras kantor, sedangkan Bupati menunggu di ruang rapat. Setelah sekitar 90 menit berbincang, baru awak media punya kesempatan untuk mewawancarai bupati serta danlanal. “Tidak sesuatu yang khusus. Kami berkunjung ke sini (Tanggamus) dan bertemu Bapak Bupati serta Pak Sekda, hanya untuk bersilaturahmi. Karena saya kan baru saja menjabat sebagai Danlanal Lampung. Jadi ya sudah seharusnya, saya bertemu dengan para pimpinan daerah yang kabupatennya terdiri dari perairan,” kata Danlanal.
Yang terpenting, lanjut perwira muda itu, adalah untuk berkoordinasi antara Lanal dengan Pemkab Tanggamus, terkait pengamanan wilayah laut atau perairan di Tanggamus. Terlebih seperti diketahui, aksi illegal fishing atau pemboman ikan masih tetap terjadi, meskipun aparat terkait dan pemkab sudah melakukan berbagai upaya untuk mencegah dan meminimalisir aksi tersebut. “Kalau kami mau terjun langsung untuk berpatroli ke seluruh wilayah perairan, sepertinya kemungkinannya kecil. Sarana, prasarana, dan personel kami terbatas. Itulah sangat perlu adanya koordinasi Polri yaitu Polair dan Dinas Kelautan dan Perikanan serta dengan pemerintah daerah dalam hal pengamanan dan pencegahan. Notabene kitalah yang mempunyai peranan utama untuk menjaga laut Indonesia. Intinya, operasi pengamanan laut ini akan jauh lebih jika dilakukan secara bersama dari semua unsur,” ujar Yana.
Bupati Tanggamus, Bambang Kurniawan mengklaim bahwa jajaran DKP Tanggamus sudah maksimal menjalankan tugas mengamankan perairan Tanggamus bersama Polair dan Angkatan Laut (AL). Namun jika masih saja ditemukan adanya sekelompok orang yang dengan sengaja menangkap ikan menggunakan cara-cara terlarang, itu lebih pada kurangnya kesadaran untuk mencintai sumber daya alam. “Tahun ini, kemungkinan bulan November 2015, Tanggamus akan menjadi tuan rumah Tahun Bakti Angkatan Laut. Konsep yang diusung berupa bakti sosial AL kepada masyarakat nelayan. Dalam momen tahunan ini, kita jadi punya kesempatan untuk bertatap muka dengan masyarakat nelayan. Sehingga dirasa, sosialisasi untuk menjaga dan mencintai laut Tanggamus bisa semakin mengena,” harap Bambang. (imron/joe)









