Harianpilar.com, Pesawaran – Pencapian Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pesawaran tahun anggaran 2021 hanya mencapai 79.45 persen. Hal tersebut disampaikan Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona pada rapat paripurna DPRD Pesawaran, tentang LKPJ Bupati Pesawaran Tahun Anggaran 2021, Kamis (17/3/22).
Dendi menjelaskan PAD yang diperoleh dari Pajak Daerah, Retribusi Daerah, Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang dipisahkan dan lain-lain Pendapatan Daerah yang sah, dengan realisasi secara keseluruhan sebesar Rp72.268.946.631,95, dari target sebesar Rp90.959.336.678,00 atau mencapai 79,45 persen.
Bupati merincikan masing-masing komponen PAD sebagai berikut yaitu, Pajak Daerah, realisasi sebesar Rp28.179.870.661,00 dari target sebesar Rp31.390.000.000,00 atau mencapai 89,77 persen.
“Retribusi Daerah, realisasi sebesar Rp16.745.519.738,00 dari target sebesar Rp14.394.000.000,00 atau mencapai 116,34 persen. Hasil Pengelolaan Kekayaan Daerah yang Dipisahkan realisasi sebesar Rp1.798.157.126,62 dari target Rp1.798.157.127,00 atau hampir mencapai 100,00 persen,” katanya.
Lain-lain Pendapatan Asli Daerah yang sah, realisasi sebesar Rp25.545.399.106,33 dari target sebesar Rp43.377.179.551,00 atau hanya mencapai 58,89 persen.
Bupati juga menyampaikan Pendapatan Transfer, yang merupakan Pendapatan yang diperoleh dari Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat dan Pendapatan Transfer Antar Daerah.
Dan realisasi untuk kelompok pendapatan ini adalah sebesar Rp1.082.462.221.860,00 dari target sebesar Rp1.109.531.804.092,00 atau mencapai 97,56 persen.
“Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat merupakan Pendapatan yang diperoleh dari Dana Perimbangan dan Dana Desa dengan realisasi sebesar Rp1.017.457.193.625,00 dari target sebesar Rp1.017.599.669.000,00 atau mencapai 99,99 persen,” jelasnya.
Pada paripurna DPRD, Bupati Dendi juga menyampaikan capaian pembangunan Kabupaten Pesawaran ditahun 2021. Disebutkannya, Predikat SAKIP mendapat nilai B dengan capaian 100 persen.
Indeks SPBE pada angka 1,22 dengan capaian 96,06 persen. Kemudian, Indeks Persepsi Korupsi pada angka 3,26 dengan capaian 129,88 persen.
Opini BPK RI dengan predikat Wajar Tanpa Pengecualian dengan capaian 100 persen. Indeks Kepuasan Masyarakat pada angka 2,90 dengan capaian 96,35 persen. Tingkat aksesibilitas antar wilayah dan sektor strategis sebesar 64,12 persen dengan capaian 97,13 persen. Indeks infrastruktur dasar sebesar 79,78 persen dengan capaian 95,13 persen.
Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) pada angka 62,21 dengan capaian 100,61 persen. Angka rata-rata lama sekolah pada poin 7,7 dengan capaian sebesar 100 persen. Angka harapan lama sekolah pada poin 12,36 dengan capaian 100 persen.
Angka harapan hidup dengan rasio 69,04 atau capaian 100 persen.
Pesawaran 1112. Pengeluaran per Kapita (dalam Ribu Rupiah/Orang/Tahun) dengan nilai 7.892,00 Ribu Rupiah atau capaian 92,67 persen.
Nilai PDRB dengan nilai 11.492,49 Miliar Rupiah atau capaian 103,07 persen.
Persentase angka kemiskinan pada angka 15,11 persen dengan capaian 97,68 persen. Tingkat pengangguran terbuka pada angka 4,19 persen dengan capaian 110,74 persen. Jumlah nilai investasi sebesar 283.417,00 Juta Rupiah dengan capaian 131,08 persen.
Persentase desa maju dan mandiri sebesar 13,89 persen dengan capaian 133,30 persen.
“Terkait dengan realisasi Anggaran terhadap Pendapatan Belanja dan Pembiayaan serta capaian Pembangunan Tahun Anggaran 2021 secara lengkap tercantum pada Dokumen Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Bupati Pesawaran Tahun Anggaran 2021 yang telah kami sampaikan,” terangnya. (Fahmi/Enal)









