Harianpilar.com, Pesawaran – Bupati Pesawaran Dendi Ramadhona Kaligis berharap Kelompok Sadar Ketertiban Masyarakat (PokdarKamtibmas) berperan aktif dalam menciptakan kondusifitas keamanan di tengah masyarakat luas.
Sebagai wadah organisasi keamanan dan ketertiban masyarakat, menurutnya, keberadaan PokdarKamtibmas dapat memfasilitasi dan mengakomodir terkait permasalahan yang dihadapi ditengah masyarakat, sehingga dapat terselesaikan tanpa harus melalui meja hukum.
“Keberadaan PokdarKamtibamas di tengah masyarakat harus bisa dirasakan masyarakat. Untuk itu saya berharap PokdarKamtibmas ini bisa membantu dan juga mampu menyelesaikan permasalahan kecil yang ada ditengah masyarakat,” ujar Dendi saat menghadiri pengukuhan PokdarKamtibmas Bhayangkara Resort Kecamatan Waylima, Kedondong, Waykhilau dan Forum Group Discusion (FGD) Kamtibmas di Aula MtsN2 Pesawaran Desa Gunung Rejo Kecamatan Waylima, Senin (22/03/2021).
Dendi mengakui, selama ini keberadaan PokdarKamtibmas sangat berkontribusi membantu pemerintah daerah dalam mengantisipasi konflik di Bumi Andan Jejama. “Sering ada masalah Pokdar dulu yang menemukan dan langsung diantisipasi sehingga tidak meluas, dan itu sangat membantu pemerintah daerah,” ungkapnya.
Dikesempatan tersebut, Dendi juga menekankan, eksistensi PokdarKamtibams mesti lebih kuat lagi dalam menghadapi dinamika terkini yang ada ditengah masyarakat. ” Kedepan PokdarKamtibmas harus lebih peka terutama dalam menghadapi kegiatan dan aktifitas ilegal ditengah masyarakat. Misalnya menyangkut norma-norma agama, sosial dan aturan perundangan yang betlaku,” harapnya.
Ditempat sama, Kapolres Pesawaran yang diwakilkan Wakapolres Kompol Yohanis menambahkan, tugas dan fungsi PokdarKamtibmas adalah membantu penegak hukum dalam menjaga Kamtibmas ditengah masyarakat. Dan selain itu didala penyelesaian masalah baik pada segi sosial maupun menyangkut hukum, PokdarKamtibamas juga harus bersikap netral, sehingga tidak ada permasalahan lain yang dapat ditimbulkan.
“PokdarKamtibas harus obyektif dalam menyikapi suatu persoalan yang terjadi ditengah masyarakat,” pungkasnya. (Fahmi/Maryadi)









