oleh

Kader PAN Dilarang Pasang Banner Thobroni

Harianpilar.com, Bandarlampung – Gesekan politik menjelang Pilwakot Bandarlampung 2015 mulai panas. Beredar isu jika ada intimidasi disertai ancaman terhadap kader PAN yang menjadi pengurus Posyandu, tidak akan dikeluarkan insentifnya jika diketahui memasang banner Wakil Walikota Bandarlampung Thobroni Harun.

“Nah, pelarangan disertai ancaman seperti itu tidak dibenarkan, karena semua balon memiliki hak yang sama untuk melakukan sosialisasi dan memasang alat peraga,” tegas   Ketua OKK DPD PAN Bandarlampung Hamami Fauzi, saat ditemui di ruang kerjanya, Minggu (12/4/2015).

Diungkapkannya, PAN pada Pileg lalu memperoleh 64 ribu suara, sementara jajaran pengurus PAN se-Bandarlampung kuranglebih sebanyak 9200 orang bila dikalikan 2 saja suami istri, maka ada 18.400 suara, ditambah perolehan suara 64 ribu maka ada 82.400 suara.

“Maka jumlah suara tersebut jadi modal kita. Insya Allah kita bisa memangkan Pak Tobroni Harun menjadi Walikota Bandarlampung,” ujarnya.

Sementara, Ketua DPD PAN Kota Bandarlampung Thobroni Harun kian melakukan konsolidasi dan silaturahmi di DPC PAN Tanjungkarang Pusat.

Ia mengatakan, pada Pilkada mendatang seluruh kader PAN tidak boleh berpangku tangan tetapi harus bisa berkontribusi demi pembangunan Kota Bandarlampung ke arah yang lebih baik.

“Sebab itu saya berharap seluruh kader PAN baik dari DPD hingga anak ranting harus siap untuk memenangkan kader sendiri. Kita tahu pada periode lalu tidak ada kader PAN yang dicalonkan sebagai walikota, maka saat ini saya ingin buktikan bahwa ada kader PAN yang mampu menjadi walikota, untuk itu harus didukung sepenuh hati,” ujar dia.

Mengenai program dan misi visi yang akan diusungnya, Tobroni mengatakan sudah menyiapkan sejak jauh hari. Salah satu program unggulannya adalah merangkul kaula muda dalam program yang dinamakan Program MM Pro (Muli Mekhanai Produktif).

“Saat ini banyak Rismawan dan Rismawati kita kegiatannya mati suri dan menganggur. Melalui program itu nanti akan kita berdayakan dengan mengadakan berbagai pelatihan untuk meningkatkan SDM. Hasilnya nanti akan kita salurkan untuk menciptakan lapangan kerja baru sehingga bisa mengurangi pengangguran,” bebernya.

Sementara terkait mitra koalisi, Tobroni mengaku optimis mendapatkannya.
Diketahui PAN saat ini hanya memiliki 7 kursi, sementara untuk dapat mengusung balon sendiri dibutuhkan minimal 10 kursi. “Kekurangan 3 kursi akan kita dapatkan dari mitra koalisi. Saya sudah melakukan penjajakan untuk mitra koalisi, Insya Allah kekurangan itu bisa terpenuhi,” ujarnya optimis.

Tobroni juga berpesan kepada para kader-kadernya agar tidak meladeni black campign yang dilakukan oleh lawan politik.

“Abaikan saja, jangan diladeni hanya menghabiskan tenaga sia-sia. Yang terpenting adalah meluruskan niat, kedua terus melakukan silaturahmi, yang ketiga adalah ikhtiar, tiga hal ini adalah modal kita untuk meraih kemenangan,” imbuhnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut dua anggota DPRD kota Bandarlampung dari Fraksi PAN Wahyu Lesmono dan Heriyadi Payakun. Selain itu dilakukan juga penyerahan pernyataan dukungan secara resmi oleh seluruh pengurus PAC dan pengurus ranting se-Kecamatan Tanjungkarang Pusat. (Lia/JJ)