Harianpilar.com, Pringsewu – Paripurna istimewa DPRD Kabupaten Pringsewu dalam rangka memperingati HUT Ke-6 Kabupaten pecahan Tanggamus itu di jadikan ajang momentum untuk melancarkan protes oleh massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Pringsewu (ARPB).
Aksi yang diikuti oleh para tokoh masyarakat Pringsewu dipicu oleh kekecewaan terhadap beberapa kebijakan para pejabat Pringsewu yang dinilai tidak berpihak pada masyarakat kecil, melainkan lebih memprioritaskan kepentingan segelintir oknum yang juga bukan masyarakat Pringsewu.
Bahkan para demontrans tersebut menuding Bupati Pringsewu Hi.Sujadi Saddat tidak tegas dalam memimpin pemerintahan sehingga banyak forsi jabatan yang tidak sesuai sehingga aturan, yang terjadi pejabat eselon III mengkoreksi pejabat eselon II, hal ini terbukti pada pelaksanaan pemilihan Sekda Pringsewu yang ditegur oleh pemerintah pusat karena dinilai menyalahi aturan.
Koordinator Aksi Massa, Suyudi, mengatakan, tujuan dibentuknya kabupaten Pringsewu selain untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan, juga untuk percepatan pembangunan. Ironisnya saat ini yang terjadi justru terjadi ketimpangan dimana orang luar Pringsewu yang menguasai proyek dan segala hal di kabupaten ini.
“Jika demikian terus berlangsung, maka Rakyat pringsewu dipinggirkan dan lama-lama jadi gelandangan di rumah sendiri. Kami orang Pringsewu tidak mau jadi gelandangan dirumah sendiri,” tegasnya.
Mengulas teguran pemerintah pusat terkait seleksi pendaftaran Sekda Pringsewu, dinilai menyalahi aturan karena pejabat eselon III memverifikasi pejabat eselon II.
Setelah selesai menggelar paripurna, para anggota DPRD Pringsewu menemui para peserta aksi massa dan mendengarkan aspirasi yang disampaikan. Namun Bupati Pringsewu Hi.Sujadi tidak menemui para pendemo, padahal sejak awal mereka ingin berbicara langsung dengan Bupati.
Hanya Ketua DPRD Pringsewu, Hi.Ilyasa, yang bersedia menemui perwakilan pendemo, kelima orang perwakilan masa ini ditemui Ketua DPRD diruangan kerjanya, didampingi Kapolres Tanggamus dan Dandim 0421 Tanggamus. Ketua DPRD Pringsewu berjanji akan menjembatani acara pertemuan perwakilan masa demo dengan Bupati dalam waktu dekat, seusai pertemuan itu para demontrans langsung membubarkan diri. (Sairun/Juanda)









