Harianpilar.com, Lampung Selatan – Pemkab Lampung Selatan (Lamsel) mengimbau kepada pemerintah kecamatan dan desa, untuk segera melakukan penebusan beras miskin (Raskin) di Badan Urusan Logistik (Bulog) kabupaten setempat. Upaya ini diharapkan agar penyaluran Raskin bisa lebih awal.
“Pak bupati sudah menyampaikan dan mengingatkan camat dan kades se-Lamsel untuk segera lakukan penebusan raskin ke Bulog untuk bulan Januari-Februari 2015 sesegera mungkin,” kata dia.
Hal tersebut dikatakan Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Sekretariat Pemkab Lampung Selatan Erlan Murdiantono di ruangnya, Jum’at (6/3/2015).
Mantan Kepala Dinas Perkebunan Kabupaten Lampung Selatan tersebut juga melanjutkan, bupati juga sudah menyiapkan Surat Perintah Alokasi (SPA) penyaluran beras bersubsidi dari pemerintah ini untuk bulan Maret.
“SPA untuk bulan Maret penyaluran raskin, bupati sudah menyiapkan. Tinggal pelaksanaan,” lanjutnya
Erlan juga menambahkan, bagi desa di kecamatan yang sudah lakukan penebusan raskin bulan Januari-Februari 2015. untuk sesegera mungkin lakukan penyaluran kepada masyarakat penerima raskin. “Bagi kecamatan yang sudah lakukan penebusan 100 persen, jangan terlalu lama menunda pendistribusian, segera disalurkan ke masyarakat Rumah tangga Sasaran Penerima Manfaat (RSPM) sesuai data,” tambahnya.
“Juga kami mempertegas, kepada Perum Bulog Kabupaten Lampung Selatan untuk selalalu aktif saling koordinasi. Sampaikan perkembangan terkait raskin kepada Pemkab Lamsel,” tegas dia.
Untuk diketahui, Kepala Perum Bulog Lampung Selatan Hamid Ali menyatakan, penebusan terhadap bantuan beras bersubsidi untuk masyarakat miskin di Lampung Selatan masih tergolong rendah pada bulan Januari dan Februari 2015. Ia mengatakan, sesuai data secara global, baru 45 persen yang melakukan penebusan. Lebih jauh dirinya mengatakan, kecamatan dengan persentase penebusan terendah adalah Kecamatan Natar, sebab hingga saat ini masyarakat yang melakukan penebusan beras bersubsidi tersebut masih dibawah 45 persen.
“Terendah Kecamatan Natar. Sedangkan yang tertinggi lakukan penebusan Kecamatan Way Panji hingga 100 persen,” katanya saat mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) bulanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan belum lama ini. (Saipul/JJ).









