Harianpilar.com, Pesawaran – Melalui momentum peringatan HUT Pesawaran ke-11 tahun, Bupati Pesawaran, Dendi Ramadhona mengajak seluruh elemen masyarakat untuk dapat bermuhasabah, merekonstruksi mana hal-hal yang perlu dipertahankan serta mana hal-hal yang harus segera diperbaiki.
Hal ini, diungkapkannya dalam amanat upacara HUT Pesawaran ke-11 tahun dilapangan pemkab setempat, Selasa (17/07/2018).
Pada kesempatan itu, Dendi mengapresiasi atas dukungan yang diberikan para pemangku adat, tokoh masyarakat, tokoh agama, aparatur pemerintah dan cendikiawan serta para perintis yang tergabung dalam Panitia Pelaksana Persiapan Kabupaten Pesawaran (P3KP) yang telah turut berperan aktif dalam berdirinya serta perkembangan pembangunan Kabupaten Pesawaran.
“Pada hari ini Kabupaten Pesawaran genap 11 tahun. Untuk itu, mari kita bergandengan tangan dalam harmoni yang seirama dan saling menguatkan satu sama lain dengan kebersamaan, karena kebersamaan adalah kekuatan kita,” ujar Dendi, dalam sambutannya pada upacara HUT Pesaawaran ke-tahun dilapangan pemkab setempat, Selasa (17/07/2018).
Menurut Dendi, pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Pesawaran merupakan hasil dari proses pembangunan yang berkesinambungan dan hasil integrasi peran antara pemerintah (Birokrasi), sektor swasta dan masyarakat Pesawaran. Dan pencapaian itu, kata Dendi dapat dilhat dari meningkatnya berbagai sektor pembangunan, diantaranya yaitu pertumbuhan ekonomi yang mengalami kenaikan dari 5,03% menjadi 5,07%, Pendapatan Domestik Regional Bruto (PDRB) per-Kapita mengalami kenaikan dari Rp.27,48 juta menjadi Rp.29,83 juta, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mengalami peningkatan dari 62,70 menjadi 63,47 dan tingkat kemantapan jalan yang mengalami peningkatan dari 68,59% menjadi 80%.
Dan dikatakan Dendi, salah satu bidang pembangunan yang mendapat perhatian serius dari Pemerintah Daerah Kabupaten Pesawaran adalah sektor kesehatan. Dengan diterbitkannya Peraturan Bupati Pesawaran No. 39 Tahun 2017 yang mengatur tenang Perizinan dibidang kesehatan, antara lain perizinan klinik, apotek dan toko obat dilimpahkan kewenangannya kepada Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP), sehingga diharapkan pelayanan yang bermutu untuk masyarakat di Kabupaten Pesawaran dapat tercapai.
Dan terkait hal itu, Pemkab Pesawaran telah membiayai rujukan dan pendampingan pasien tidak mampu ke Bandar Lampung dan Jakarta dan membiayai iuran Jaminan Kesehatan terhadap masyarakat yang kurang mampu. Sampai dengan bulan Desember 2017 yang lalu. Dimana jumlah penduduk yang telah tercover Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) sebanyak 23.847 Jiwa dan total keseluruhan penduduk di Kabupaten Pesawaran yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebanyak 255.775 jiwa.
“Angka ini akan kita terus tingkatkan sesuai dengan kemampuan Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat. Sedangkan dalam hal ketersediaan SDM di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran saat ini semakin membaik, dengan telah kembalinya dokter umum yang telah mengikuti Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pesawaran antara lain Spesialis Bedah Umum, Spesialis Radiologi, Spesialis Patologi Klinik, Spesialis Anak dan Spesialis Penyakit Dalam ” Jelasnya.
Putra Zulkifli Anwar ini menambahkan, pemerintah Kabupaten Pesawaran terus memotivasi warga masyarakat dengan program-program yang saling berintegrasi khususnya keberhasilan Program Keluarga Berencana. Hal ini dapat dilihat dengan adanya Pencanganan kampung KB yang bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara melalui program Kependudukan Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) serta pembangunan sektor lain dalam rangka mewujudkan keluarga kecil berkualitas dengan melaksanakan delapan fungsi keluarga.
“Pencanganan kampung KB di Kabupaten Pesawaran telah dilaksanakan tahun 2016 yang lalu di Desa Pulau Pahawang, kemudian pada tahun 2017 telah membentuk dan membina Kampung KB sebanyak 10 Kampung KB, sehingga Kampung KB yang ada sekarang berjumlah 11 Kampung KB yang berada di masing-masing Kecamatan ” Imbuhnya, seraya mengatakan, Tema Semarak Pesawaran Tahun 2018 ini adalah “Natural Luster of Pesawaran” (Kilau Alami Pesawaran). (Fahmi)









