oleh

Kain Batik SLB Wiyata Dharma Menasional

Harianpilar.com, Metro – Kain Batik Sekolah Luar Biasa (SLB) Wiyata Dharma Kota Metro , saat ini sudah mampu bersaing ke pasar Nasional. Titin Suryani selaku guru pembimbing mengatakan bahwa sebelumnya SLB Wiyata Dharma Kota Metro membuat batik tulis pada tahun 2012, karena pengerjaannya cukup lama akhirnya, kami melakukan terobosan baru bagaimana caranya bisa cepat pengerjaannya tidak meninggalkan batik tulis, kami pun belajar lagi disemarang sehingga terbentuklah batik ciprat pada tahun 2014.

“Alhamdulillah sekarang  sudah berkembang dimana didukung oleh pemerintah Kota Metro, sehingga setiap ASN telah menggunakan batik hasil karya SLB Wiyata dharma.Hampir Lima ribu potong baju batik telah tersebar di ASN Kota Metro serta mampu memenuhi permintaan dari luar Daerah seperti Riau dan Jakarta,”jelasnya di Rumah Dinas Walikota Metro, Jumat (14/07/2017).

Titin juga menjelaskan untuk jenis kain batiknya terdapat batik tulis, ciprat, dan cap dengan motif khas Lampung, yang kesemuanya dikerjakan secara mandiri oleh Siswi dan Alumni SLB Wiyata Dharma.

Lanjutnya, Mengenai pemasaran masih dengan metode “online shop” dan membuka galeri toko di Sekolah. Oleh sebab itu diharapkan  Pemerintah Kota Metro bisa menyediakan tempat khusus untuk menjual karya seni anak berkebutuhan khusus ini.

“Kami berharapnya ada galeri diluar Sekolah, sehingga keberadaan Kami bisa lebih dikenal. Kami ingin diberdayakan dengan dikenal masyarakat, sehingga Siswi dan Alumni tetap mampu berproduksi diluar pesanan Pemerintah itu sendiri”, tukas Titin.(ZULI)