oleh

UBL Bekali Calon Wisudawan Masuki Dunia Kerja

Harianpilar.com, Bandarlampung – Upaya Universitas Bandar Lampung (UBL) membekali para calon wisuda Tahun Akademik Genap 2016/2017 memasuki dunia kerja dan beasiswa lanjut kuliah. Terlihat dari terlaksananya pembekalan di Aula Gedung F, Kampus A, Drs. H. RM. Barusman, Selasa (2/5/2017).

Pembekalan dua sesi ini mengambil tiga tema, ‘Kiat Sukses Studi Lanjut di Dalam dan Luar Negeri, Strategi Menjadi Karyawan Sukses dan Profesional di Karir, hingga Tips dan Tricks Menjadi Wirausahawan Muda yang Sukses’.

Pembekalan yang dimoderatori Kepala Biro Marketing, Humas dan Kerjasama (BMHK) Ir. Indriati Agustina Gultom, MM ini, menghadirkan tiga narasumber berkompeten, yakni praktisi Owner Surya Maxima Photography Yuke Elvandari, SE, serta para akademisi UBL seperti Ronny Hasudungan Purba, ST, MSCE, Ph.D ; dan Wayan Karang Yana, S.Pd, MA.

Kepala Biro Pembinaan Kemahasiswaan dan Hubungan Alumni (BPKHA) Dra. Yulfriwini, MT mewakili Rektor UBL Dr. Ir. M. Yusuf. S. Barusman, MBA menyebut perlunya pembekalan, agar para calon wisudawan menguasai potensi diri sebelum memasuki dunia kerja.

“Setelah lulus, mereka akan memasuki dunia baru (kerja). Mulai dari pembekalandari tahap wawancara, pengenalan tata cara teknis, hingga pengembangan talenta dan kajian keilmuan (akademik)semasa dilingkup kuliah,”ujarnya.

Termasuk lewat pembekalan ini pula, Yulfriwini berharap para alumni UBL memiliki strategi menentukan langkah studi lanjut, melalui beasiswa berkualitas didalam dan luar negeri. “Ini semua bekal paling baik, karena tidak hanya mendapatkan kiat sukses (lanjut kuliah). Tetapi, dari hasil ini ada sertifikat pelengkap ijazah, yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja,”imbuhnya.

Yuke menilai pembekalan ini menuntun calon wisuda sebagai suksesor didunia kerja. Selain itu, dari tiap pendadaran pemateri dapat menginspirasi peserta meniti langkah penentuan masa depan. Dari sisi materinya, Yuke ingin mensharing informasi berwirausaha yang sukses. “Ingin sukses (berwirausaha) bermodal usaha sendiri. Didasari hobi, kemampuan diri dan cita-cita besar,”katanya.

Dengan berwirausaha diakui Yuke, para pelakunya memiliki keberanian berusaha mempekerjakan orang lain, dengan memanfatakan sumber daya dimiliki, agar mendapat produk berkualitas. Dengan keuntungan bebas bekerja dari waktu dan finansial, dapat memaksimalkan potensi yang ada, memiliki sikap mental mandiri, dan mampu mengukur kepuasan keberhasilan dari langkah pertama.

Tidak jauh beda, Wayan menilai pembekalan ini memberikan motifasi bagi para lulusan. Bahwa menjadi sukses harus dibangun dari mewujudkan mimpi. Tidak hanya dilingkup dunia kerja, termasuk solusi alternatifnya melanjutkan kuliah didalam dan luar negeri. Terkait materinya, Dosen Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) FKIP UBL ini melanjutkan, alumni UBL punya kesempatan besar kuliah lanjut dengan beasiswa.

“Beasiswa didalam dan luar negeri memiliki manfaat yang sama, seperti keluar dari zona nyaman, mendapatkan kesempatan sukses, dapat membangun kepercayaan diri dan mentalitas mandiri yang besar, membangun sensitivitas dengan kultural lain. Khusus diluar negeri dapat beradaptasi dengan jaringan masyarakat global, hingga lebih lancar berbahasa asing,”jelasnya.

Sedangkan Ronny, menilai langkah pembekalan memasuki dunia kerja,maupun beasiswa didalam dan keluar negeri sama baiknya. Karena sama-sama menentukan arah hidup dan memberikan sumbangsih untuk komunitas agar lebih bermakna.

“Kesuksesan dikedua bidang ini, berarti menikmati hidup sambil berkreasi dan menginovasi  mencari jalan sukses. Sehingga mendapat pelajaran hidup berharga dari segala hal. Termasuk mematangkan sisi psikologis dan pengembangan akademik-non akademik selama dikampus,” katanya. (Mar/Lis)