Harianpilar.com, Bandarlampung-Nilai tukar rupiah menguat tajam hingga menembus ke bawah level psikologis Rp18.000 per dolar AS, dibuka pada posisi Rp17.969 per dolar AS pada perdagangan Rabu (10/6/2026) pagi.
Mata uang Garuda mengalami apresiasi signifikan sebesar 0,97% seiring respons positif pasar terhadap langkah mengejutkan Bank Indonesia yang menaikkan suku bunga acuan (BI Rate) menjadi 5,5%
Faktor pemicu penguatan rupiah ini kemungkinan besar kenaikan suku bunga kejutan. Dimana Bank Indonesia menaikkan BI Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,5% demi mengawal stabilitas mata uang dari rekor terendah sebelumnya.
Kemudian juga karena terjadi pelemahan Indeks Dolar (DXY):Sentimen safe haven terhadap dolar AS mereda setelah ketegangan geopolitik di Timur Tengah dilaporkan mulai mendingin.
Pemicu selanjutnya kemungkinan karena aksi ambil untung (profit taking). Dimana investor cenderung melakukan aksi ambil untung terhadap dolar sambil bersikap wait-and-see menjelang rilis data inflasi resmi Amerika Serikat.(*)










Komentar