Harianpilar, com. Bandarlampung- Lautan jamaah membanjiri Masjid Raya Al-Bakrie dalam gelaran Silaturahim Syawal 1447 Hijriah yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Bandar Lampung, Sabtu (4/4/2026).
Antusiasme tinggi membuat area masjid hingga selasar penuh sesak, melampaui target kehadiran panitia.
Mengusung tema “Idul Fitri Momentum Transformasi Diri Menuju Kehidupan yang Berkemajuan”, kegiatan ini tak sekadar ajang halal bihalal, tetapi juga forum strategis memperkuat konsolidasi ideologis dan gerakan dakwah Muhammadiyah di tengah dinamika sosial.
Ketua PDM Kota Bandar Lampung, Riyuzen Praja Tuala, menegaskan Muhammadiyah harus tetap menjadi kekuatan moral yang memberi arah bagi masyarakat dan bangsa.
“Kita hadir untuk memberi warna, menjadi suluh yang menerangi, serta memastikan kemajuan bangsa berjalan di atas fondasi moral yang kokoh,” tegasnya.
Tausiyah utama disampaikan mubaligh asal Yogyakarta, Mujiman, yang mengupas konsep Risalah Islam Berkemajuan. Ia menekankan keseimbangan antara pemurnian akidah dan pembaruan amal sebagai ciri khas Muhammadiyah.
“Di era modern ini, umat Islam tidak boleh stagnan. Islam harus hadir sebagai rahmat bagi seluruh alam, inklusif, dan mampu menjawab tantangan zaman, termasuk dalam penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi,” ujarnya.
Ketua PDM Kota Bandar Lampung, Riyuzen Praja Tuala, menegaskan Muhammadiyah harus tetap menjadi kekuatan moral yang memberi arah bagi masyarakat dan bangsa.
“Kita hadir untuk memberi warna, menjadi suluh yang menerangi, serta memastikan kemajuan bangsa berjalan di atas fondasi moral yang kokoh,” tegasnya.
Kegiatan berlangsung tertib dan khidmat meski dihadiri ribuan jamaah—mencerminkan disiplin serta soliditas warga Muhammadiyah. Silaturahim Syawal ini diharapkan semakin mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus memperkuat peran Muhammadiyah dalam membangun masyarakat berkemajuan di Bandar Lampung. (Ramona)









